Pembuatan Peredam Suara Studio

Jun 28, 2020 | | Say something

Membuat peredam suara studio bukanlah perkara dan pekerjaan yang mudah. Selain harus memiliki pengetahuan yang benar, juga harus tahu teknik dan bahan material serta kekuatan kebisingan suara yang harus diblokir dengan baik dan benar. Kesalahan dalam memasang dan menggunakan bahan peredam suara bisa berakibat pada kebocoran suara pada semua jenis frekuensi suara. Kita tahu bahwa suara memiliki 3 jenis frekuensi yang muncul, terutama jika kita membuat studio musik baik studio latihan atau studio rekaman.

Umumnya kita membuat ruang studio untuk berbagai macam keperluan, mulai dari studio musik latihan, studio musik rekaman, studio dubbing, studio take vokal, studio radio, studio youtuber dan lain nya. Fungi studio adalah untuk mencegah suara agar tidak masuk kedalam ruangan atau tidak bocor keluar ruangan. Itulah yang harus dikerjakan oleh kontraktor peredam suara atau mereka yang bergerak dalam pengerjaan pembuatan ruangan studio.

Untuk membuat peredam suara studio yang pasti kita harus melakukan beberapa hal sebelum dikerjakan, yaitu:

Berikut adalah langkah langkah jasa pembuatan ruangan peredam suara agar efektif dan efisien:

1. Tentukan Fungsi Ruangan. Percaya atau tidak fungsi ruangan bisa membedakan penggunaan material peredam suara baik yang sifatnya daya kedap kecil hingga daya kedap maksimal. Misalnya untuk fungsi ruangan ruang meeting dengan sumber kebisingan suara percakapan, maka tidak perlu menggunakan bahan material atau daya kedap suara yang tinggi seperti ruangan karaoke atau studio musik rekaman. Dengan demikian penggunaan bahan material bisa lebih hemat dan tepat sasaran. Namun jika ruang meeting itu dekat dengan ruang produksi atau ruang mesin yang sumber kebisingannya bisa mencapai 100 decibel, maka tentu kita harus memperhatikan bahan yang digunakan agar kebisingan dari ruangan produksi atau mesin tidak masuk kedalam ruangan. Dalam proses ini diperlukan adanya survey dan analisa lapangan agar konsultan dan kontraktor peredam suara faham apa yang harus dilakukan dan direkomendaasikan ke klien. Pemasangan bahan peredam suara tanpa analisa dan survey yang benar hanya akan membuang biaya dan waktu anda.

2. Temukan Sumber Kebisingan Suara. Setelah fungsi ruangan ditemukan, langkah berikutnya adalah menemukan sumber kebisingan suara dan menganalisanya. Jika fungsi ruangan untuk aula ballroom, maka sumber kebisingan bisa jadi dari dalam ruangan itu sendiri yang bisa ada konser musik, perkawinan dan sebagainya. Dari situ kita bisa analisa tingkat kebisingan suara dan jenis frekuensi suara yang muncul. Maka dari sumber kebisingan yang ada kita bisa menemukan berapa tinggi sumber kebisingan itu dan jenis frekuensi apa yang ada dalamnya. Dengan demikian kita bisa menemukan 2 kesimpulan yang bisa mempertajam analisa kita terhadap penggunaan bahan peredam suara. Demikian pula kita bisa menganalisa sumber kebisingan dan tingkat kebisingan pada ruangan kamar tidur, ruangan karaoke, studio rekaman, ruangan meeting dan sebagainya.

3. Ukur Nilai STC (Sound Transmition Class) Bahan Material. Hasil survey dan analisa yang benar membawa kita pada langkah berikutnya yaitu menentukan bahan material kedap suara atau peredam suara yang akan digunakan. Nilai STC ini harus bisa memenuhi selera konsumen dan memberikan beberapa alternatif dengan segala kekurangan dan kelebihannya masing masing. Dengan demikian calon konsumen akan tahu apa resiko yang diambil jika mengambil paket daya kedap suara yang daya kedapnya tidak maksimal atau hanya minimal. Nilai STC adalah patokan bagi kontraktor untuk bisa memasang bahan peredam suara dengan baik dan benar dan mengurangi resiko tidak tercapainya daya kedap suara yang dikehendaki. Jadi menentukan nilai STC material bahan peredam suara sangat penting dan harus dilakukan dengan benar sebelum melakukan pemasangan peredam suara ruangan.

Untuk membuat ruangan kedap suara umumnya kita menggunakan bahan material peredam suara dan kedap suara yang sesuai sehingga daya kedap suara yang hendak dicapai bisa maksimal. Bisa jadi kita bisa menambahka material seperti rockwool, glasswool, plywood, gypsum, karpet atau karet dan sebagainya. Tapi yang pasti pemasangan peredam suara memiliki daya kedap maksimal yaitu bahan yang kita pasang memiliki kemampuan daya kedap masing masing sehingga tidak bisa disamakan antara bahan peredam suara untuk studio musik dan peredam suara kamar tidur misalnya. Jadi pemasahaman tentang daya kedap suara ini perlu juga diketahui klien sehingga mereka tidak salah mengira dan tidak salah dalam melakukan estimasi.

Untuk membuat ruangan studio musik ada yang perlu diperhatikan agar hasilnya maksimal pada sisi kedap suara dan tata akustik suaranya. Hal hal penting yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

1. Posisi dan Dinding Ruangan Studio Musik, yaitu kamar studio musik terbaik dibuat dari bahan material bata merah diaci baik disisi dinding maupun plafon sehingga kita bisa mengisolasi ruangan musik dengan bahan dinding awal. Dinding ruangan ini memiliki nilai sound transmision lost yang cukup tinggi sehingga bisa memblokir suara dengan baik meski belum maksimal. Usahakan semua dinding terbuat dari bata merah diaci. Kekuatan kebisingan alat suara dapat diukur dengan alat ukur sound meter level, sehingga dinding yang dibuat semakin memiliki nilai stl semakin baik karena mengikuti tingginya kebisingan suara yang dihasilkan dari alat musik. Posisi ruangan terbaik adalah dibawah atau basement karena memudahkan suara diredam dibandingkan dilantai atas yang secara teori bisa menyebarkan suara lebih keras ke smua sisi.

2. Sumber Kebisingan. Semakin lengkap sumber kebisingan seperti alat musik maka tingkat kebisingan suara akan semakin tinggi. Artinya memerlukan peredam suara yang tinggi. Umumya jenis alat musik lengkap full band dan jenis musik rock bisa menghasilkan tingkat kebisingan sekitar 115 decibel sampai 120 decibel. Artinya tingkat kebisingan ini bisa terengar hingga 2 km lebih jika dibidang terbuka. Maka mengetahui jenis alat musik dan jenis musik yang dimainkan bisa mengetahui seberapa kedap dinding yang harus diredam dan seberapa tebal dinding yang harus dipasang. Disinilah kita bisa mengetahui bahwa memasang bahan peredam suara atau bahan kedap suara tidaklah mudah dan tidaklah murah, melainkan rumit dan juga mahal.

3. Fungsi Ruangan. Jika kita memiliki 1 alat band untuk anak maka treatment peredam suaranya juga akan beda dibandingkan dengan jika digunakan untuk ruangan studio musik rekaman yangmembutuhkan daya kedap dan konsentrasi tinggi. Fungsi ruangan untuk studio musik rental dengan fungsi ruangan untuk studio musik rekaman maka akan menghasilkan daya bising dan daya kedap suara yang berbeda. Mengetahui kebutuhan ruangan akana sangat membantu untuk mendapatkan informasi detail seputar peredam suara sehingga apa yang kita pasang memang sesuai dengan yang kita inginkan dan sesuai dengan anggaran belajanya.

Untuk membuat ruangan studio musik, tentu kita tidak mau membuat sembarangan, karena bisa jadi daya kedap yang kita inginkan tidak tercapai atau kita membuat ruangan kedap suara studio musik yang anggaran belajannya tidak terjangkau. Otomatis semua jadi sia sia, maka menghitung secara detail dengan segala resiko yang diambil akan sangat membantu terwujudnya studio musik baik rekaman atau latihan.

Rancangan Pembuatan Peredam Suara Studio

Untuk membuat ruang studio ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu kedap suara dan akustik ruangan. Rancangan kedap suara berkaitan erat dengan seberapa kedap bahan yang dipasang menghadapi tingkat kebisingan suara dalam ruangan. Sedangkan akustik ruangan berkaitan dengan seberapa nyaman suara di dengar alam ruangan. Kedua hal ini berbeda namun harus ada dalam membuat ruang studio yang bagus. Apa itu rancangan kedap suara dan rancangan akustik ruangan? Mari kita bahas satu per satu.

Kedap suara berkaitan erat dengan kebocoran suara. Artinya ruangan ruang studioharus kedap agar tidak ada kebocoran suara keluar atau kedalam yang bisa mengganggu orang lain atau mengganggu proses di dalam ruangan. Bahan kedap suara atau Sound Proofing Material secara fungsional digunakan untuk menghalangi energi suara keluar ruangan atau masuk ke ruangan. Bahan ini diperlukan untuk ruangan-ruangan yang fungsinya tidak boleh diganggu oleh bising dari luar ruangan (misalnya studio rekaman, studio TV, ruang konser, dsb) atau yang fungsinya menghasilkan suara dengan energi yang besar sehingga tidak diinginkan untuk mengganggu mereka yang berada di luar ruangan (ruang Home Theater, ruang Drum, dsb). Ciri utama bahan ini tentu saja tidak boleh menjadi penghantar energi suara (mekanik) yang baik atau dengan kata lain tidak mudah bergetar bila terpapar energi akustik (suara) atau mengubah energi suara tersebut menjadi energi bentuk lain saat melintasinya, atau dengan kata lain sesedikit mungkin meloloskan energi suara yang melewatinya.

Kinerja bahan kedap suara ini akan dipengaruhi oleh frekuensi suara yang memaparinya, dalam artian sebuah bahan dengan ketebalan tertentu akan menjadi bahan kedap suara yang baik di frekuensi tinggi tetapi buruk pada frekuensi rendah, atau sebaliknya. Kalau dibayangkan sebagai sebuah ember, bahan kedap suara adalah ibarat dinding ember yang tidak memiliki kebocoran (air tetap tinggal di dalam ember). Penggunaan bahan ini adalah untuk kebutuhan orang yang berada dalam ruangan sekaligus yang berada di luar ruangan. Besaran akustik yang mewakili kinerja bahan ini adalah Rugi-rugi Transmisi atau Transmission Loss (TL, fungsi frekuensi) dan terkadang diwakili oleh besaran angka tunggal Sound Transmission Classs (STC), atau besaran lain yang sejenis misalnya Rw. Semakin tinggi STC, pada umumnya semakin baik bahan tersebut bekerja menahan energi suara (dengan catatan, spektrum TL nya perlu diperhatikan, karena STC hanya dihitung berdasarkan frekuensi 125 – 4000 Hz, sehingga tidak menunjukkan kinerja di luar range frekuensi tersebut).

Akustik suara ruangan sangat berkaitan erat dengan kejernihan suara dalam ruangan. Sehingga bahan yang digunakan dalam proses ini umumnya berkarakter penyerap suara (sound absorbing).

Bahan penyerap suara atau Sound Absorbing Material berfungsi untuk mengambil energi suara yang berlebihan di dalam ruangan. Target utamanya adalah, energi pantulan dalam ruangan dikurangi sesuai dengan kebutuhan. Bahan ini digunakan apabila ruangan diinginkan untuk memiliki level waktu dengung sesuai dengan kebutuhan atau ruangan yang diinginkan untuk tidak memiliki energi pantulan yang besar (misalnya studio musik, ruang home theater, ruang bioskop, ruang kelas, ruang seminar, ruang rawat inap, kamar hotel, dsb).

Ada berbagai tipe bahan ini, misalnya tipe bahan berpori (untuk suara dengan frekuensi menengah sampai tinggi), tipe panel (frekuensi menengah-rendah), tipe resonator (frekuensi rendah), tipe perforasi mikro (frekuensi tertentu). Penggunaan bahan ini semata untuk kebutuhan pengguna di dalam ruangan, agar mendapatkan medan suara sesuai dengan fungsi ruang (misalnya ruang bioskop harus memiliki permukaan penyerap yang dominan karena diharapkan pengguna mendengarkan suara langsung saja dari loudspeaker terpasang, sedangkan ruang konser simphony memerlukan bahan penyerap sesedikit mungkin karena diharapkan energi suara dari panggung bertahan selama mungkin tanpa mengurangi intelligibilitynya).

Besaran yang digunakan untuk menunjukkan kinerja bahan ini adalah koefisien absorbsi (alpha), yang memiliki nilai 0- 1, 0 menunjukkan tidak ada energi suara yang diambil oleh bahan, sedangkan 1 menunjukkan seluruh energi suara yang datang ke permukaan bahan akan diambil seluruhnya dan tidak dikembalikan ke ruangan. Bahan yang ada di pasaran memiliki alpha antara 0 dan 1 (fungsi frekuensi tentu saja). Bahan penyerap suara tidak mungkin berdiri sendiri sebagai bahan kedap suara, tetapi bisa dikombinasikan dengan bahan kedap suara untuk meningkatkan kinerja kedap suara, yaitu dalam sistem material multi lapisan (sandwich panel), misalnya double gypsum-double gypsum bisa ditingkatkan kinerja kedapnya dengan menyisipkan rockwool diantara kedua lapisan sehingga menjadi double gypsum-rockwool-rongga udara-double gypsum.

Jadi, kedua jenis bahan akustik tersebut dalam tataran praktisnya digunakan secara bersama-sama, sesuai dengan fungsinya masing-masing, untuk membentuk ruang akustik dengan berbagai fungsinya. contoh: Untuk ruang studio diperlukan sejumlah besar permukaan penyerap suara, sekaligus selubung kedap suara, ruang konser memerlukan sedikit bahan penyerap suara tetapi memerlukan selubung kedap suara yang sangat baik.

Kontraktor jasa pembuatan peredam studio

Bagi anda yang memerlukan jasa pembuatan peredam suara studio dengan berbagai tingkatan daya kedapnya, silahkan hubungi kami karena kami melayani seluruh Indonesia, kecuali Aceh, yaitu

1. jasa pembuatan peredam suara studio di Jakarta
2. jasa pembuatan peredam suara studio di Depok
3. jasa pembuatan peredam suara studio di Bekasi
4. jasa pembuatan peredam suara studio di Tangerang
5. jasa pembuatan peredam suara studio di Bogor
6. jasa pembuatan peredam suara studio di Bandung
7. jasa pembuatan peredam suara studio di Semarang
8. jasa pembuatan peredam suara studio di Surabaya
9. jasa pembuatan peredam suara studio di Yogyakarta
10. jasa pembuatan peredam suara studio di Bali
11. jasa pembuatan peredam suara studio di Kalimantan Tengah
12. jasa pembuatan peredam suara studio take vokal
13. jasa pembuatan peredam suara studio rekaman
14. jasa pembuatan peredam suara studio latihan
15. jasa pembuatan peredam suara studio ruang youtuber
16. jasa pembuatan peredam suara studio film
17. jasa pembuatan peredam suara studio radio

Bila anda ingin mengentahui informasi jasa peredam studio, jasa peredam suara ruangan, bikin ruang kedap suara, jual bahan material peredam suara dan sebagainya silahkan hubungi kami. Dengan senang hati kami akan membantu anda. Terimakasih

Posted in: Jasa Pemasangan Peredam Suara | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.