Jasa Pembuatan Peredam Suara Studio Musik

Dec 7, 2019 | | 1 comment

Selamat datang di jasa pembuatan peredam suara studio musik, dimana anda bisa mendapatkan informasi seputar jasa peredam studio musik, akustik suara ruangan studio musik, biaya dan harga pembuatan peredam suara studio musik, cara memasang peredam suara, cara mengukur daya kedap suara, tingkat kebisingan suara ruangan, beda penyerap suara dan pemblokir suara, jasa kontraktor peredam suara, dan informasi lain seputar peredam suara studio musik dan akustik suara studio musik.

Dalam website ini kita akan membahas secara struktur dan detail seputar apa itu peredam suara, penyerap suara, akustik suara, tingkat kebisingan suara, jenis jenis suara dan frekuensinya, mengukur tingkat kebisingan suara alat musik, bahan material pembuat peredam suara studio musik, bahan bahan material akustik suara studio musik, desain interior ruangan studio musik, analisis rencana anggaran biaya studio musik untuk usaha, rancangan desain studio musik rekaman, rancangan studio musik di rumah, rancangan peredam suara biaya murah, rancangan pintu dan jendela peredam suara studio musik dan terakhir rancangan anggaran biaya pembuatan peredam suara studio musik. Semoga bermanfaat.

Rancangan Membuat Studio Musik

Studio musik merupakan ruangan entertainment yang wajib dihiasi dengan interior peredam suara dan akustik suara. Sebagai ruangan studio maka selain fungsi ruangan yang utama, maka keindahan interior ruangan dan akustik suara juga sangat penting. Jika kita hendak membuat studio musik room, maka sebaiknya kita perhatikan beberapa hal penting sebelum terlanjut dibuat. Apakah hal hal penting dalam membuat rancangan studio musik?

1. Rancangan Daya Kedap Suara. Daya kedap suara sangat berkaitan dengan tingkat kebisingan dari alat musik. Semakin lengkap alat musik dan jenis musiknya, maka tingkat kebisinganya akan semakin tinggi. Sebaliknya semakin sedikit alat musik, bisa jadi tingkat kebisingan juga tidak terlalu tinggi. Di sini, kita memilah apakah studio musik yang akan kita bangun itu memang full band, atau hanya satu atau dua alat saja untuk latihan? Karena hal ini berkaitan dengan rancangan kekedapan suara dan biayanya. Jika fungsi utama untuk membuat studio rekaman, maka otomatis kita harus menganalisis faktor faktor lingkungan eksternal yang bisa mengganggu proses rekaman suara dan juga alat musik yang bisa mengganggu lingkungan keluar. Maka tingkat kekedapan suara perlu dihitung secara cermat dan benar. Apakah kita membangun studio musik hanya untuk latihan atau sekaligus latihan dan rekaman di tempat yang sama? Kemudian jenis musik seperti apa yang kita mainkan? Bisa jadi jenis musik cadas akan menyumbang tingkat kebisingan suara yang tinggi sekitar 115 decibel. Jika kita hendak membuat ruangan studio rekaman (recording studio), maka tentu analisis kebisingan suara dari luar harus benar benar dipehitungkan dan struktur bangunan yang menunjang tersebut juga harus bisa dihitung nilai sound transmission lost (stl)nya. Jadi koq rumit ya? Iya memang untuk membuat studio music yang benar benar kita memang harus merencanakan sejak awal dan menganalisis banyak faktor agar bisa membangun secara benar. Maka nilai stl bahan material yang kita pasang pun harus kita hitung. Misalnya untuk membuat studio rekaman untuk pribadi di rumah, maka kita harus perhatikan dari bahan apakah dinding ruangan, plafon dan lantainya dibuat? ruangan studio musik bisa jadi dibuat dari bahan dinding bata merah, dinding partisi gypsum, dinding hebel dan bisa jadi plafon atapnya langsung genteng, atau di dak atau hanya gypsum saja. Maka kita bisa bayangkan kondisi tersebut dengan menilai bahan material ruangan dengan nilai stl tadi. Itu belum dipasang peredam suara. Tentu sehabis menghitung nilai stl kita patok misalnya tingkat kebisingan suara yang dihasilkan dalam ruangan sebesar 110 db, atau kekuatan kebisingan dari luar masuk ke dalam ruangan sebesar 110 db, maka kita patut memberikan hitungan tepat agar tingkat kebisingan 110 db itu bisa kita belokir secara maksimal pada semua jenis frekuensi yang ada.

2. Tata Akustik Suara. Tata akustik suara merupakan bagian penting selain daya kedap suara. Maka suara dalam ruangan musik perlu diatur sedemikian rupa sehingga nyaman di dengar tidak menyakitkan telinga dan mendapatkan suara asli yang masuk ke dalam telinga kita. Maka tata akustik suara kita berbicara bagaimaan mengatur formasi akustik ruangan dengan elemen penyerap, pemantul dan penyebar yang diatur agar mampu menghasilkan suara yang jernih dan nyaman ditelinga. Untuk membuat ruangan dengan tata akustik suara yang bagus tentu kita harus menghitung rancangan akustik suara ruangan dengan baik. Acuan yang biasa kita gunakan adalah formasi akustik menurut sabine atau dengan hitungan RT 60, yaitu hitungan untuk meredam gema ruangan sehingga mampu menciptakan tata akustik suara yang baik dan benar. Dalam rancangan studio musik yang benar maka kita bukan hanya menempatkan penyerap gema dengan bahan penyerap suara, namun juta memerlukan rancangan penyebar suara dan pemantulan suara yang benar. Dengan pengaturan yang baik dari ketiga elemen tersebut, maka ruangan akan dibenttuk menjadi ruangan dengan tata akustik suara yang baik.

3. Volume Ruangan dan Lokasi Ruangan. Salah satu faktor penting dalam membuat ruangan studio musik adalah faktor volume ruangan dan lokasi ruangan. Usahakan memiliki ruangan minimal 5×6 m untuk bisa bermain musik dengan leluasa dengan alat yang lengkap. Semakin luas semakin baik agar ada ruangan gerak didalamnya. Lokasi ruangan lebih baik ada di lantai 1 atau dibasement, karena semakin tinggi ruangan akan semakin keras suara tersebar. Jika posisi ruangan dibawah atau basement maka akan semakin mudah melakukan treatment kedap suara untuk mencegah kebocoran suara dalam ruangan.

4. Anggaran Biaya Pembuatan Studio Musik. Anggaran biaya sangat erat berkaitan dengan hasil akhir rancangan kedap suara maupun rancangan tata akustik suara, yaitu bagaimana suara dapat diblok dengan maksimal pada semua jenis frekuensi, maka kita menggunakan bahan material yang cocok dan sesuai agar hasil daya kedap bisa maksimal. Termasuk juga dalam pembuatan tata akustik suara ruangan. Disini kita berbicara kualitas bahan material yang digunakan serta hasilnya. Maka pembuatan ruangan kedap suara dan tata akustik suara ini akan memberikan rancangan anggaran biaya pembuatan studio musik yang besar. Resiko sepadan dengan hasil akhir yang diberikan. Untuk pembuatan studio musik yang sederhana dan simple, maka mau tidak mau bahan material yang digunakan dan rancangan pemasangannnya pun akan menyesuaikan dengan anggaran biaya yang ada.

Mengantisipasi Kebocoran Suara pada Studio Musik

Setelah memahami konsep dan pengertian peredam suara dan penyerap suara, maka disini kita bahas mengenai konsep teknik pemasangan peredam suara ruangan. Mengacu pada nilai stc diatas dan cara memasang bahan peredam suara/kedap suara yang baik dan benar maka kita perlu tahu bagaimana memasang bahan bahan peredam suara tersebut agar mendapatkan ruangan yang kita inginkan.

Membuat ruangan kedap suara tentu sangat berkaitan erat dengan tingkat kebisingan sumber suara itu sendiri yang bisa kita hitung atau ukur dengan alat decibel meter agar kebisingan suara bisa diblokir lebih riil. Maka sesudah mengetahui tingkat kebisingan suara, kita membuat rancangan material kedap suara yang umumnya ditentukan oleh perhitungan nilai sound transmission lost (stl) nilai bahan material yang hendak dipasang.

Parameter satuan yang digunakan seberapa besar penurunan kekuatan suara tidak menggunakan persentase.Satuan pengukuran kekuatan suara menggunakan dB ( decibel ). Indikator penurunan tingkat kekuatan suara biasa disebut Sound Transmission Class / Sound Transmission Loss. Perhitungan STC / STL berdasarkan frekuensi 125 Hz – 4000 Hz.. Misalkan suatu material insulasi memiliki data STC / STL sebagai berikut :
125 Hz = 17 dB
250 Hz = 20 dB
500 Hz = 25 dB
1 Khz = 32 dB
2 Khz = 38 dB
4 Khz = 42 dB
Yang artinya, material ini mampu mereduksi / mengurangi tingkat kekuatan suara pd frekuensi 125 Hz sebanyak 17 dB, frekuensi 250 Hz sebanyak 20 dB, frekuensi 500 Hz sebanyak 25 dB, frekuensi 1 Khz sebanyak 32 dB, frekuensi 2 Khz sebanyak 38 dB, frekuensi 4 Khz sebanyak 42 dB.
Indikator penurunan suara yang benar adalah seperti tabel grafik diatas menggunakan satuan dB per frekuensinya atau STL ( Sound Transmission Loss ). Menggunakan persentase untuk menjadikan indikator seberapa banyak penurunan kekuatan bunyi akan menghadirkan kerancuan.

Membuat Rancangan dan Desain Akustik Suara Studio Musik

Berbicara mengenai peredam suara, kita berbicara mengenai peredam suara dari dan kedalam ruangan serta meningkatkan kualitas suara. Jadi jika anda mau membuat ruangan peredam suara, maka pastikan bahwa anda memang membutuhkan 2 hal tersebut terutama jika anda mau membuat ruangan karaoke, studio musik, ruang meeting, ruang kelas, ruang konser dan sebagainya.

Untuk membuat ruang dengar dengan akustik yang baik adalah kita harus mampu menerapkan komposisi akustik treatment yang tepat. Sehingga kita mendapatkan ruangan dengan level gema, waktu gema dan frekuensi gema yang flat pada tiap tingkatan frekuensi. Ruangan dengan tingkat gema yang pas akan memberikan nuansa ruang live musik yang baik apabila kita membangun ruang untuk musik, atau dialog yang jelas terdengar pada beragam lokasi di ruang tersebut apabila tujuan kita membangun ruang tersebut untuk keperluan seminar.

Ada beragam metode pengukuran waktu gema tetapi yang paling sering di gunakan adalah Reverberation Time 60dB yang lebih dikenal dengan istilah RT 60. Definisi RT60 adalah waktu (detik) yang dibutuhkan untuk suara melemah sebanyak 60dB. Untuk membuat ruangan dengan hasil akustik yang baik kita perlu menghitung:
(1) Besaran gema (RT60) rata – rata pada ruangan (detik)
(2) Besaran gema (RT60) pada frekuensi tertentu (detik)
Waktu gema yang ideal (RT60) untuk ruang dengar dengan volume 10 meter kubik adalah 0.9 detik dan 500 meter kubik adalah 1.4 detik. Jika angka (RT60) ruang jauh lebih kecil dari angka patokan di atas kita akan merasakan ruangan yang cenderung mati (dead room) atau jika angka (RT60) ruang jauh di atas angka patokan di atas kita akan merasakan ruang yang terlalu bergema.

Misalnya anda memiliki ruangan dengan ukuran 29 meter kubik maka ideal nya waktu gemanya (RT60) adalah 1,15 detik. Tetapi jika ruangan tersebut memiliki waktu gema (RT60) sebesar 1.7 detik maka ruangan tersebut membutuhkan material serap suara. Atau sebaliknya jika pada ruangan tersebut memiliki waktu gema (RT60) sebesar 0,7 detik maka ruangan tersebut dapat kita sebut sebagai dead room dimana pada ruang tersebut banyak terdapat material serap suara.

RUMUS PERHITUNGAN RT60
Setiap material memiliki karakter serap dan pantul yang berbeda untuk frekuensi yang berbeda. Misalnya material semen cenderung untuk memantulkan nada tinggi dan untuk nada rendah di teruskan. Sedangkan karpet cenderung untuk menyerap nada tinggi dan meneruskan nada rendah. Sering saya melihat orang membuat ruang studio atau ruang audio dengan memasang karpet di lantai dan dinding. Ruang seperti ini cenderung untuk memberikan efek suara yang “boomy” (dengung) dengan detail suara yang tidak baik.

Rumus perhitungan RT60 adalah sebagai berikut:
RT60 = (0,161 x V) / (A x S)
V = volume ruangan (m3)
A = luas permukan material (m2)
S = koefisien serap material (m/detik)
Untuk mendown-load tabel koefisien sabine untuk beragam jenis material silakan klik link http://vokuz.com/file/sabine.pdf

Pengendalian medan suara dalam ruang (tertutup), pada dasarnya dilakukan untuk mengatur karakteristik pemantulan gelombang suara yang dihasilkan oleh permukaan dalam ruang, baik itu dari dinding, langit-langit, maupun lantai. Ada 3 elemen utama yang dapat digunakan untuk mengatur karakteristik pemantulan ini yaitu:
1. Elemen Pemantul (Reflector)
Elemen ini pada umumnya digunakan apabila ruang memerlukan pemantulan gelombang suara pada arah tertentu. Ciri utama elemen ini adalah secara fisik permukaannya keras dan arah pemantulannya spekular (mengikuti kaidah hukum Snellius: sudut pantul sama dengan sudut datang).
2. Elemen Penyerap (Absorber)
Elemen ini digunakan apabila ada keinginan untuk mengurangi energi suara di dalam ruangan, atau dengan kata lain apabila tidak diinginkan adanya energi suara yang dikembalikan ke ruang secara berlebihan. Efek penggunaan elemen ini adalah berkurangnya Waktu Dengung ruang (reverberation time). Ciri utama elemen ini adalah secara fisik permukaannya lunak/berpori atau keras tetapi memiliki bukaan (lubang) yang menghubungkan udara dalam ruang dengan material lunak/berpori dibalik bukaannya, dan mengambil banyak energi gelombang suara yang datang ke permukaannya. Khusus untuk frekuensi rendah, elemen ini dapat berupa pelat tipis dengan ruang udara atau bahan lunak dibelakangnya.
3. Elemen Penyebar (Diffusor)
Elemen ini diperlukan apabila tidak diinginkan adanya pemantulan spekular atau bila diinginkan energi yang datang ke permukaan disebarkan secara merata atau acak atau dengan pola tertentu, dalam level di masing-masing arah yang lebih kecil dari pantulan spekularnya. Ciri utama elemen ini adalah permukaannya yang secara akustik tidak rata. Ketidakrataan ini secara fisik dapat berupa permukaan yang tidak rata (beda kedalaman, kekasaran acak, dsb) maupun permukaan yang secara fisik rata tetapi tersusun dari karakter permukaan yang berbeda beda (dalam formasi teratur ataupun acak). Energi gelombang suara yang datang ke permukaan ini akan dipantulkan secara no spekular dan menyebar (level energi terbagi ke berbagai arah). Elemen ini juga memiliki karakteristik penyerapan.

Pada ruang (akustik) riil, 3 elemen tersebut pada umumnya dijumpai. Komposisi luasan per elemen pada permukaan dalam ruang akan menentukan kondisi medan suara ruang tersebut. Bila Elemen pemantulan menutup 100 % permukaan, ruang tersebut disebut ruang dengung (karena seluruh energi suara dipantulkan kembali ke dalam ruangan). Medan suara yang terjadi adalah medan suara dengung. Sebaliknya, apabila seluruh permukaan dalam tertutup oleh elemen penyerap, ruang tersebut menjadi ruang tanpa pantulan (anechoic), karena sebagian besar energi suara yang datang ke permukaan diserap oleh elemen ini. Medan suara yang terjadi disebut medan suara langsung. Medan suara ruang selain kedua ruang itu dapat diciptakan dengan mengatur luasan setiap elemen, sesuai dengan fungsi ruang.

Untuk pemakaian pengendalian medan suara dalam ruang yang lebih detail, sebuah elemen bisa dirancang sekaligus memiliki fungsi gabungan 2 atau 3 elemen tersebut. Misalnya gabungan Penyerap dan Penyebar dikenal dengan elemen Abfussor atau Diffsorbor, gabungan antara pemantul dan penyebar, dsb. Pola pemantulan 3 elemen tersebut merupakan fungsi dari frekuensi gelombang suara yang datang kepadanya.

Persoalan gema atau akustik suara dalam ruangan berkaitan erat dengan sumber suara itu sendiri atau pengeras suara (sound system). Sebuah sistem Akustik harus memiliki 3 komponen, yaitu Sumber Suara, Medium Penghantar Energi dan Penerima Suara. Apabila salah satu dari 3 hal tersebut tidak ada, maka sistem tidak bisa disebut sebagai sistem akustik. Misalnya saja, didalam sebuah ruangan yang dirancang sedemikian hingga seluruh permukaannya berfungsi secara akustik, tidak akan menjadi ruang akustik apabila tidak ada sumber suara yang dimainkan dalam ruangan tersebut atau tidak ada penonton atau sensor penerima energi suara (microphone-red) yang berada didalam ruangan tersebut. Jadi ke 3 komponen tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
Kembali ke pertanyaan awal, lantas mana yang lebih penting kalau begitu?
Akustika Ruang merupakan kondisi audial yang nilainya ditentukan oleh fungsi ruangan atau space itu sendiri. Misalnya, sebuah ruangan kelas memerlukan kondisi akustik ruang yang berbeda dengan ruangan konser musik klasik atau musik pop/rock. Perbedaan berdasarkan fungsi itu, kondisi akustik diimplementasikan dalam bentuk: geometri ruangan dan material penyusun permukaan ruangan. Geometri dan material ruangan inilah yang kemudian akan berinteraksi dengan sumber suara yang dimainkan dalam ruangan tersebut, yang pada akhirnya diterima oleh pendengar yang ada dalam ruangan, bisa orang yang memiliki telinga (live listening) ataupun microphone sebagai simulator telinga (recording). Interaksi ketiga komponen akustik ini ditunjukkan dengan sebuah fenomena yang disebut sebagai transmisi, absorpsi, refleksi (termasuk diffusi) dan difraksi gelombang suara yang dihasilkan sumber suara.

Dari fenomena akustik tersebut muncullah istilah-istilah seperti level suara (SPL), waktu dengung (RT), intelligibility (D50), Clarity (C80), spaciousness (IACC, LF, ASW, dsb). Nilai-nilai parameter itulah yang kemudian dikenal sebagai Kondisi Akustik Ruang, yang kembali ditegaskan merupakan kondisi mendengar SESUAI dengan fungsi ruangan. Sumber suara yang terlibat disini bisa berupa suara natural dari sumber suara apapun (percakapan manusia, alat musik, dsb) atau dari komponen Sound System yang kita kenal dengan nama Loudspeaker.

Sound System disisi lain, pada dasarnya merupakan sebuah sistem yang pada awalnya dirancang untuk mengatasi KURANG nya energi suara yang sampai ke pendengar karena besarnya volume space atau jauhnya jarak pendengar dari sumber. Itu sebabnya mengapa disebut sebagai Sound Reinforcement System sebagai nama dasarnya, dan disingkat sebagai Sound System. Pada saat sebuah sound system diaplikasikan di dalam ruangan atau space, dia berfungsi untuk meningkatkan energi suara yang dihasilkan oleh sumber suara natural dan mendistribusikan energinya kepada seluruh pendengar di dalam space atau ruangan tersebut.

Faktor pendengar di dalam ruangan atau space menjadi kunci dalam menjawab pertanyaan awal.

Telinga manusia yang berada dalam ruangan atau space akan menerima 2 komponen akustik dari sumber suara, yaitu suara langsung (energi suara yang menempuh jalur langsung dari sumber ke telinga) serta suara pantulan (energi suara yang sampai telinga setelah menumbuk satu atau lebih permukaan di dalam ruangan). Interaksi 2 komponen ini yang akan menentukan nyaman tidaknya kondisi mendengar di telinga pendengar tadi. Bila suara langsung dan suara pantulan bercampur dengan baik (misalnya tidak ada delay yang berlebihan), maka pendengar akan nyaman merasakan medan akustik di sekitar telinganya. Desain permukaan ruangan yang menghasilkan pola pemantulan yang berinteraksi positif dengan suara langsung dari sumber menjadi sisi krusial dalam desain Akustik Ruang. Suara pantulan ini tidak boleh lebih dominan dari suara langsung. Itu sebabnya level energi suara dari sumber memegang peranan penting bagi pendengar.

Apabila level suara sumber memungkinkan untuk mencapai seluruh bagian ruangan (atau seluruh posisi pendengar) maka ruangan tersebut pada dasarnya TIDAK MEMERLUKAN Sound System, karena problemnya adalah bagaimana perancang ruangnya mendesain karakteristik pemantulan yang dihasilkan permukaan dalam ruangan untuk memperkaya suara langsung yang sampai ke telinga pendengar. Sedangkan bila level energi suara dari sumber tidak mungkin mengcover seluruh area pendengar, pada saat itulah diperlukan Sound System. Dalam kondisi ini, problemnya bergeser dari perancangan karakterisasi pantulan ruang menjadi perancangan posisi sumber suara non-natural.

Jadi, Sound System dan Akustik Ruangan sebenarnya adalah satu sistem yang tidak dapat dipisahkan, sehingga pertanyaan awal tadi sebenarnya tidak perlu dijawab, karena keduanya memegang peranan penting dalam porsinya masing-masing. Sound System memerlukan Akustik Ruangan yang minimal baik untuk bekerja secara optimal, dan Akustik Ruangan memerlukan Sound System bila energi sumber suara natural tidak mencukupi levelnya. Dan satu hal yang perlu diingat adalah Sound System tidak boleh mengubah karakter sumber suara yang dia layani, karena fungsinya adalah menjaga kualitas suara sumber supaya tetap terdengar baik di telinga pendengar. Bagaimana kalau suara sumbernya tidak layak didengar? Kalau itu yang terjadi, persoalannya bukan lagi masalah akustik, tetapi masalah sumber suara saja. 🙂

Bahan Peredam Suara dan Akustik Suara Studio Musik

Yang akan kita bahas disini adalah bahan bahan peredam suara yang banyak digunakan dipasaran Indonesia khususnya, meskipun sebenarnya membuat ruangan kedap suara tidak harus menggunakan bahan tersebut. Namun untuk mudahnya dalam mencari bahan material dipasaran akan kami bahas mengenai bahan material peredam suara tersebut.

1. Rockwool.
Rockwool adalah bahan peredam suara yang banyak digunakan karena memiliki nilai kedap suara yang tinggi dibandingkan bahan peredam suara yang lain. Rockwool adalah produk serat mineral ringan yang terbuat dari bahan dasar bebatuan, yang dirancang sebagai bahan peredam suara, isolasi terhadap panas, dan dapat juga digunakan sebagai media tanam hidroponik. Fungsi umum dari rockwool adalah untuk memberikan isolasi di rumah tinggal atau bangunan komersial. Rockwool juga dapat melindungi pipa, kapal, rumah mobile dan peralatan memasak domestik. Meskipun paling umum dikenal untuk menyediakan isolasi di rumah, orang juga menggunakan rockwool dan slagwool sebagai media tumbuh hortikultura.Karena serat yang tidak mudah terbakar dan memiliki titik leleh yang ekstrim lebih dari 2.150 derajat Farenheit, isolasi rockwool bertindak sebagai penghalang api. Karakteristik tahan apinya dapat menunda penyebaran api, yang bisa menambahkan menit berharga untuk melarikan diri saat kebakaran. Rockwool juga tahan air, anti pembusukan dan jamur, termasuk berbagai jenis pertumbuhan bakteri. Karena tahan air, rockwool tidak akan melemah atau kendur. Rockwool memiliki isi yang padat, sehingga mengurangi aliran udara dan transmisi gelombang suara.Rockwool adalah bahan peredam suara yang terbuat dari bahan dasar bebatuan. Ciri-ciri rockwool seperti selimut tebal berwarna abu-abu atau kuning. Rockwool dijual eceran dalam bentuk lembaran dalam kuantitas besar dalam bentuk roll atau lembaran berkemasan plastik. Rockwool memiliki ketebalan mulai dari 25mm – 100mm dengan densitas permukaan mulai dari 40kg/m3 sampai dengan 128kg/m3.Rockwool adalah produk serat mineral ringan yang dirancang untuk meredam suara dan isolasi terhadap panas. Terdapat dua jenis rockwool di pasaran Indonesia, yaitu rockwool tanpa brand dan rockwool impor branded. Perbedaan harga antara rockwool branded dan tidak branded cukup jauh. Rockwool tidak branded memiliki kualitas yang kurang baik untuk dipakai pada proyek yang mensyaratkan keamanan dan kesehatan. Bahan peredam suara ini biasanya dipakai di proyek dengan anggaran tidak terlalu tinggi karena harganya yang tidak terlalu mahal.Rockwool merupakan bahan isolasi yang terbuat dari fiberglass, disusun menjadi sebuah tekstur yang mirip dengan wol. Rockwool diproduksi dalam gulungan atau dalam lempengan dengan sifat mekanik dan termal yang berbeda-beda. Rockwool roll merupakan material material untuk peredam panas dan peredam suara yang terbuat dari serat kaca yang dipanaskan dan diurai menjadi serat. Rockwool roll peredam suara memiliki ciri seperti selimut tebal berwarna kuning atau seperti guling yang besar. Perusahaan kami menjual produk rockwool roll dengan ketebalan dari 25 mm dan 50 mm dengan tingkat density 40 Kg/m³ hingga 100 Kg/m³.

1. Glasswool.
Glasswool merupakan bahan isolasi yang terbuat dari fiberglass, disusun menjadi sebuah tekstur yang mirip dengan wol. Glasswool diproduksi dalam gulungan atau dalam lempengan dengan sifat mekanik dan termal yang berbeda-beda. Glasswool roll merupakan material untuk peredam panas dan peredam suara yang terbuat dari serat kaca yang dipanaskan dan diurai menjadi serat. Glasswool roll peredam suara memiliki ciri seperti selimut tebal berwarna kuning atau seperti guling yang besar. Perusahaan kami menjual produk Glasswool roll dengan ketebalan dari 25 mm dan 50 mm dengan tingkat density 16 Kg/m³ hingga 48 Kg/m³.

Glasswool merupakan material isolasi yang berfungsi meredam suara dan dapat menginsulasi panas. Glasswool board juga bersifat menyerap uap air. Dalam keadaan lembab, kemampuan meredam suara Glasswool menjadi berubah. Glasswool board yang lembab akan berjamur dan beratnya menjadi 5 – 7x berat aslinya. Kelembaban Glasswool juga berdampak pada umur yang mana Glasswool Lembaran akan mudah menjadi lapuk dan hancur seperti pasir. Untuk menginsulasi kebocoran suara, bahan peredam suara Glasswool dipasang di celah udara antara dua partisi. Sedangkan, untuk meredam pantulan suara, bahan peredam suara dipasangkan menghadap sumber suara.

Harga Glasswool umumnya lebih murah dibandingkan greenwool, hal ini disebabkan karena umumnya Glasswool yang digunakan adalah jenis rol seperti Glasswoolroll sepanjang 15 meter untuk ketebalan 5 cm atau 30 meter untuk ketebalan 2.5 cm. Harga Glasswool ditentukan spek densitas suaranya, sehingga jika dihitung secara meteran akan jauh lebih murah dibandingkan dengan harga bahan peredam Glasswool atau greenwool. Untuk mendapatkan harga Glasswool lembaran dan roll silahkan hubungi kami dinomer website ini. Kami bisa mengantar langsung ke lokasi area Jabotebak dan sekitarnya.

1. Greenwool/Healthywool
Peredam suara ruangan healthywool atau Green Wool sering diaplikasikan sebagai pengganti material peredam suara ruangan klasik seperti (rockwool, glasswool, dan sejenisnya). Selain itu terdapat banyak keunggulan yang dimiliki peredam suara ruangan healthywool dibandingkan material peredam yang beredar di pasar selama ini.
Busa Peredam Healthywool juga mampu mencegah suara dari dalam keluar ruangan dan juga dari luar masuk kedalam jadi aktifitas di dalam ruangan tidak akan terganggu dengan suara bising yang timbul dari luar ruangan, peredam suara varian healty wool juga memiliki fungsi untuk mencegah suara dari luar masuk ke dalam. Cocok untuk studio music, karaoke, dll, untuk meredam suara dalam ruangan biasa cukup menggunakan peredam suara yang standar atau sederhana. Selain itu dengan menggunakan jenis bahan peredam sederhana ini tentu akan menekan budget pengeluaran kita. Biasanya kita menginginkan Peredam suara dengan harga yang relatif murah. Maka bahan yang paling esisien dan cocok adalah peredam suara healthywool yang mudah dipasang dalam ruangan.

Material peredam suara ruangan memang sangat penting dan fital bagi kita, apalagi jika kita bekerja yang membutuhkan ruangan yang steril dari suara-suara bising yang mengganggu, oleh karena itu dangan anda memasang, memakai dan membeli peredam suara ruanga Healthywool atau jug aperedam suara Green Wool, dengan anda mengaplikasikan materal peredam suara ruangan Healthywool maka anda akan banyak sekali mendapatkan ke untungan dan juga mampu menghemat Pengeluaran anda,

Berikut ini adalah kelebihan yang di miliki oleh peredam suara ruangan Healthywool  :
Peredam Suara Jenis ini Terbuat dari Polyester yang memiliki kelebihan padaangka penyerapan suara dan panas yang tinggi
Selain itu bahan jenis ini memiliki sifat hidrofobik yang tentu saja bisa menghidari kelembaban (tidak menyerap air)
• Tidak menggunakan kimia berbahaya
• Ramah Lingkingan
• Anti Serangga, tikus dan Jamur
• Tidak bau
• Tidak menimbulkan gatal
• Tidak menimbukan gangguan pernapasan
• Tahan hingga puluhan tahun
• Mudah dipasang
• Tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan.
Greenwool atau healthywool peredam suara memiliki fungsi secara umum yaitu :
• Cocok untuk peredam kebisingan
• Cocok untuk ruang home teater, karaoke, studio music, ruang mesin, hotel, apartemen, auditorium, dan lain sebaginya. Dan masih banyak lagi.

Busa Telor/Busa Piramid

Busa Peredam Suara adalah jenis busa yg berfungsi sebagai akustik ruangan Dan peredaman suara. Seperti pada: ruang studio musik, ruang karaoke, studio rekaman, gedung pertemuan, meetting room, kebisingan mesin genset dll.

Beberapa aplikasi dari busa peredam suara antara lain:
1. Untuk studio musik
busa peredam suarar ini sangat cocok untuk peredam studio musik yang mana busa telur ini memiliki luasan permukaan 2 kali lipat permukaan datar sehingga daya serap suara sangat stabil dan menghasilkan terusan gelombang suara yang bagus.
2. Untuk paking tool box
busa peredam suara ini sangat cocok juga untuk paking tool box agar mendapatkan tampilan tool box yang menarik dan dapat meningkatkan nilai jual yang tinggi
3. Busa peredam suara ini juga sangat cocok untuk peredam ruangan genset.
busa peredam suara ini memiliki daya redam suara yang bagus sehingga apabila ruangan genset ini menggunakan busa telur sehingga suara genset tidak keluar.

Busa ini didesign khusus baik material pembentuk maupun size produk nya , dibuat berprofile ( seperti tempat telur ) agar memiliki luas permukaan yang lebih besar, sehingga busa ini mampu meredam suara ( merambatkan getaran suara yang ada ) dengan maksimal, buasa telur ini mampu meminimalisir kebocoran suara pada ruang ngan yang dikehendaki. busa telur ini biasa digunakan untuk ruang mesin genset , ruangan musik studio, akustik , ruangan karaoke , dan lain lain .Busa telur ini kami sediakan dengan berbagai jenis berdasarkan kemampuan peredaman suara ( Standard quality , Medium quality , high quality ) , ( Tahan bara api / roko , tidak tahan api )

Menyiapkan Biaya Membuat Studio Musik

Studio musik untuk latihan umumnya bisa bermacam alat musik yang digunakan, mulai dari alat musik gitar, alat musik drum, alat musik keyboard, bass, piano, dan sebagainya. Bisa jadi dalam latihan ini cuma ada satu atau dua alat musik saja alias tidak full band. Untuk membuat peredam alat musik latihan ini prinsipnya tetap sama yaitu menjaga kekedapan suara bahan material kedap suara atau bahan material peredam suara yang digunakan agar suara tidak bocor keluar atau bisa mengganggu keluar ruangan.

Untuk membuat studio musik latihan umumya kita sarankan sudah ada ruangan yang siap digunakan dan dipasang peredam suara. Dengan demikian mengacau pada nilai sound transmission lost diatas, kita bisa mencapai nilai daya kedap dinding dan plafon yang dipasang sesuai dengan anggaran dan keinginan kita.

Untuk pasang peredam suara ruangan studio musik latihan kami menawarkan beberapa alternatif peredam suara yang dipasang sesuai dengan daya kedap suara dan anggaran biaya pasang peredam suara nya.
a. Peredam Suara Studio Musik Tipe Panel
b. Peredam Suara Studio Musik Tipe Standard
c. Peredam Suara Studio Musik Tipe Menengah
d. Peredam Suara Studio Musik Tipe Maksimal
Tipe tersebut didasarkan pada bahan material yang digunakan dan nilai daya kedap suara yang dihasilkan. Maka masing masing tipe ini memiliki anggaran biaya pembuatan peredam studio musik yaitu mulai dari Rp 350.000/meter persegi. Untuk detail informasi, bahan material dan lainnya silahkan hubungi kami.

Selanjutanya jika kita membuat ruang rekaman, maka kita bisa melihat kelas yang hendak dibuat yaitu seberapa tinggi kelas atau tingkat kemewahan dan daya kedapnya. Disini unSur penting untuk membuat peredam suara ruangan rekaman, adalah suara tidak masuk kedalam ruangan sehingga rekaman tersebut tidak bisa mengganggu proses rekaman dan editing didalamnya. Dalam membuat studio rekaman perlu diketahui bahwa ada faktor faktor yang harus diperhatikan, yaitu daya kedap suara, desain, bahan material yang digunakan, dan golongan kelas yang hendak disasaran. Kita juga harus memperhatikan akustik ruangan ketika ruangan sudah kedap, maka persoalan akustik ruangan menjadi sangat penting. Desain akustik ruangan pada prinsipnya adalah mengendalikan kedua komponen suara langsung dan komponen suara pantul. Maka kita bisa menentukan karakteristik akustik permukaan ruangan baik lantai, dinding atau plafon sesuai dengan fungsinya. Ada ruangan yang karena fungsinya memerlukan lebih banyak karakteristik serap (studio, Home Theater, dll) dan ada yang memerlukan gabungan antara serap dan pantul yang berimbang (auditorium, ruang kelas, dsb). Dengan mengkombinasikan beberapa karakter permukaan ruangan, seorang desainer akustik dapat menciptakan berbagai macam kondisi mendengar sesuai dengan fungsi ruangannya, yang diwujudkan dalam bentuk parameter akustik ruangan.

Karakteristik akustik permukaan ruangan pada umumnya dibedakan atas:
1. Bahan Penyerap Suara (Absorber) yaitu permukaan yang terbuat dari material yang menyerap sebagian atau sebagian besar energi suara yang datang padanya. Misalnya glasswool, mineral wool, foam. Bisa berwujud sebagai material yang berdiri sendiri atau digabungkan menjadi sistem absorber (fabric covered absorber, panel absorber, grid absorber, resonator absorber, perforated panel absorber, acoustic tiles, dsb).

2. Bahan Pemantul Suara (reflektor) yaitu permukaan yang terbuat dari material yang bersifat memantulkan sebagian besar energi suara yang datang kepadanya. Pantulan yang dihasilkan bersifat spekular (mengikuti kaidah Snelius: sudut datang = sudut pantul). Contoh bahan ini misalnya keramik, marmer, logam, aluminium, gypsum board, beton, dsb.

3. Bahan pendifuse/penyebar suara (Diffusor) yaitu permukaan yang dibuat tidak merata secara akustik yang menyebarkan energi suara yang datang kepadanya. Misalnya QRD diffuser, BAD panel, diffsorber dsb.

Biaya pembuatan studio musik rekaman dan latihan dilihat dari faktor daya kedap suara, akustik suara, interior ruangan dan bahan material yang digunakan. Kami menyediakan jasa pembuatan peredam suara ruangan rekaman mulai dari harga Rp 400.000 per m2, harga bisa dhitungkan berdasarkan kebutuhan pekerjaan dalam ruangan itu sendiri. Umumnya selain memasang peredam suara atau kedap suara ruangan kita juga memasangkan akustik suara, sistem kelistrikan, dan interior ruangan serta pintu kedap suara atau pintu peredam suara. Untuk menghitung pasti biaya pembuatan peredam suara studio musik akan lebih baik bisa ktemu dengan klien dan memahami apa yang mereka kehendaki sehingga sesuai dengan apa yang diinginkan baik dari sisi anggaran maupun dari hasil pekerjaan.

Study Kasus dan Tanya Jawab:

1. Saya mau membuat peredam ruangan drum dengan ukuran 3m x 3m kira kira biayanya berapa ya?

Jawaban : Untuk membuat peredam suara atau ruangan kedap suara untuk drum, maka kita harus tahu dulu jenis drum elektrik atau manual. Jika drum manual maka resikonya adalah suaranya akan keras dan tidak bisa dikontrol. Jika dihitung dengan decibel meter bisa jadi mencapai 90 db bahkan bisa diatas 100 db. Dari kekuatan kebisingan itu maka kita tahu bahwa kita puya pekerjaan rumah (pr) sebesar minimal 100 db yang harus diblokir agar suara tidak keluar. Cara menghitungnya adalah dengan menggunakan cara menghitung nilai sound tranmissison lost tadi, sehingga hasilnya akan maksimal. Namun jika harus menggunakan full band, yaitu tambahan alat musik gitar elektrik, bass dan lainnya. maka kebisingan suara bisa diatas 110 decibel. disini jika kita mau memblok suara dengan maksimal maka kita butuh bahan material yang memblok 110 decibel atau lebih. Resikonya adalah anggaran biaya yang dikeluarkan akan semakin mahal dan naik. Jika anda ingin biaya murah maka mau gak mau kebocoran suara pasti akan ada, tinggal seberapa besar toleransi anda terhadap kebisingan itu sendiri. yang pasti dilakukan survey dan analisa terhadap tembok yang sudah ada, lingkungan dan lainnya akan menentukan seberapa besar biaya yang akan dikeluarkan. Itu jika kita ingin membuat sesuai dengan patokan yang benar. Namun jika anda ingin budget oriented maka bisa jadi akan diberikan sesuai anggaran biaya yang anda miliki. Untuk membuat ruangan kedap suara bisa dengan anggaran biaya mulai daro Rp 450.000 per m2 atau Rp 580.000 per m2 bahkan bisa dengan anggaran diatas Rp 750.000 per m2. semua tergantung dari akan seberapa kedap suara yang anda inginkan.

2. Saya pernah membuat peredam suara dari pihak lain katanya bisa memblokir 80 persen suara, ternyata begitu dipasang suaranya di rumah tetangga masih kencang sekali, yang dipasang perkiraan saya paling cuma 40% saya. Bagaimana solusinya?

Jawaban : Untuk membuat ruangan kedap suara kita harus mengacu pada hitungan yang namanya sound transmission lost, yaitu acuan seberapa besar kebisingan suara dapat diblokir dengan bahan kedap suara dengan ukuran dalam decibel (sound meter level). Jika anda membangun ruangan kedap suara dengan sumber kebisingan suara sesudah diukur sebesar 80 decibel, maka tidak mungkin suara yang diblokir itu sebesar 80 persen. Jika kita menggunakan patokan dalam persentase, maka akan sangat rancu hasilnya karena tidak ada tolak ukuranya. Yang mudah adalah menggunakan alat ukur bernama sound meter level sehigga penuruan setiap decibelnya dapat diketahui secara detail. Jika ruangan yang dibuat olah kontraktor peredam suara mengatakan mampu memblokir suara sebanyak 80 persen, maka apa tolak ukurnya? Jika 80 persen itu diartikan sebagai suara tidak tembus ke ruangan lain, bagaimana dengan jenis suara low, mid dan high? Maka memasang peredam suara tidak bisa sembarangan memasang karena banyak faktor yang harus diukur sebelum pemasangan dilakukan aagar hasil yang ditawarkan sesuai dengan dilapangan.

3. Saya ingin membuat studio rekaman untuk kelas menengah dengan ukuran masing masing ruangan sekitar 4 m x 6 m, kira kira berapa biayanya?

jawaban : untuk membuat studio rekaman maka kita perlu perhitungkan mengenai kedap suara live musik dan area kontrol/editing. Namun dengan ukuran 4×6 m memang akan terasa kecil dan kurang luas, kecuali memang hanya untuk take vocal atau beberapa alat musik saja. Untuk studio rekaman perlu diperhatikan mengenai kekedapan suara agar tidak ada suara masuk kedalam ruangan sehingga bisa mengganggu. Maka sebelum membangun ruangan studio rekaman kita perlu perhatikan tingkat kebisingan suara area sekitar, material pembangun bangunan, nilai sound transmission los dinding plafon dan lantai kedap suarannya dan anggaran biayanya. Berapa bianya untuk membuat hal tersebut? kita akan memberikan rincian biaya untuk membuat ruangan kedap suara, rincian biaya untuk finishing seperti busa telor, padded panel, kelistrikan dan lainnya. Biasanya harga menyesuaikan dengan kondisi yang dikehendaki.

4. Saya ingin membuat box peredam suara untuk tempat saya main saxshopone, kira kira ideal ukuran berapa ya dan berapa biayanya agar gak ganggu anak tidur dan tetangga kalo main malam hari?

Jawaban : Untuk membuat box bermain saxshopone saya kira ukuran 1.5 m x 1.5 dan tinggi 2 m sudah cukup, tanpa jendela dan hanya pintu bisa membuat suara tidak bocor keluar. Untuk biaya pembuatannya dan desain gambar boxnya silahkan hubungi kami karena ada beberapa opsi yang bisa kami tawarkan. Terimakasih.

5. Saya butuh pintu peredam suara buat studio saya, kayanya masih bocor di sisi pintu. Apa bisa dibuatkan? berapa harganya?

Jawaban : Untuk membuat pintu peredam suara kita biasanya memiliki 2 opsi pintu peredam suara dengan ketebalan sekitar 7 cm dan 12 cm. Tentu daya blokir suara yang 7 cm dan 12 cm berbeda dan semakin tebal akan semakin memblokir suara dengan kemampuan sekitar 80 decibel hingga 90 decibel. Untuk biaya pembuatannya silahkan hubungi kami agar kami bisa berikan penawaran terbaik. Spek bahan material yang digunakan adalah bahan bahan peredam suara yang memiliki nilai stl tinggi dan digunakan anti rayap agar hasilnnya bisa digunakan dalam jangka panjang.

6. Saya mau membuat studio rekaman di ruko untuk bisnis kecil kecilan. Ukuran ruko sekitar 5 m x 12 m, posisi dilantai 2, kita kira biaya dan sarannya bagiamana ya?

Jawaban : Untuk membuat studio rekaman diruko seperti biasanya kita harus memperhatikan faktor kanan kiri ruko agar mereka tidak terganggu dan juga memperhatikan return of investment agar bisnis bisa berjalan dan menguntungkan. Untuk studio rekaman kita bisa membuat 2 ruangan yaitu ruangan live musik dan ruangan kontrol. Sebaiknya antara tembok ruko dan partisi kedap suara tidak dijadikan satu melainkan dipisahkan agar ada air gap antara dinding ruko dan partisi peredam suara yang dibangun sehingga bisa meminimalisir kebocoran suara dari sumber suara. Untuk anggaran biaya pembuatanya kami menawarkan beberapa opsi dari peredam suaranya, interior ruangan dan akustik.

7. Untuk membuat ruangan studio musik band, dengan bahan yang murah apa bisa? berapa biayanya?

Jawaban : tentu semua bahan bisa digunakan untuk meredam suara, namun tidak semua bahan baik digunakan untuk meredam suara. Maka sebelum memasang bahan peredam suara kita memilih bahan sesuai nilai daya kedapnya, agar dilapangan bisa digunakan dan sesuai memblokir suara dengan baik dan benar. Biaya untuk membuat peredam suara studio musik umumnya tergantung dari anggaran dan volume ruangan, bisa dimulai dari Rp 400.000 per m2 atau kurang, atau bisa dari Rp 600.000 per m2 bahkan lebih.

8. Saya berminat untuk membuat ruangan kelas les musik, ukuran masing masing sekitar 3 m x 2.5 m, tolong buatkan anggaran biayanya?

Jawaban : untuk membuat ruangan les musik dari bahan partisi tentu kita akan membuat partisi peredam suara dengan tingkat sumber kebisingan berbeda beda. Maka untuk membuatnya kita perlu tahu alat musik yang digunakan dan seberapa tinggi kebisingan suaranya. Umumnya bahan yang digunakan bisa memakain rockwool, gypsum, karet busa, karpet dan bahan finishing seperti busa telor atau karpet atau wallpaper. Untuk bianya mulai dari Rp 400.000 per m2 hingga 600.000 per m2, Tergantung dari spek pekerjaan, dan bahan material yang digunakan.

JASA KONTRAKTOR PEREDAM SUARA STUDIO MUSIK :

Kami adalah perusahaan jasa kontraktor peredam suara studio musik. Untuk meredam suara studio musik, membuat peredam suara studi musik latihan, ruang kedap suara recording, biaya pembuatan studio musik, harga jasa peredam suara studio, tukang bikin peredam studio silahkan hubungi kami.

Sebagai kontraktor peredam suara kami akan membantu anda untuk:
1. Jasa pasang peredam suara ruangan
2. Jasa konsultasi peredam suara
3. Jasa pasang peredam serap suara/peredam gema
4. jasa penyedia bahan peredam suara dan bahan peredam gema

Menciptakan ruangan dengan akustik yang baik membutuhkan bukan sekedar pemasangan bahan peredam suara dan bahan peredam gema saja, namun juga memperhatikan fungsi ruangan tersebut sehingga kombinasi kedua bahan material tersebut dapat menciptakan ruangan kedap suara yang memiliki akustik suara yang bagus sesuai dengan fungsinya.

Untuk area kerja kami mengerjakan pembuatan bikin ruang studio musik dan peredaman suara di Jakarta, Depok, Bogor Tangerang dan Bekasi.

Untuk pekerjaan jasa pembuatan bikin peredam suara ruang studio musik di Jakarta kami melakukan pekerjaan ini di seluruh area Jakarta yaitu jasa pembuatan bikin peredam suara ruang karaoke di Jakarta Selatan, meliputi Cilandak, Lebak Bulus, Bintaro, Pondok Indah, Kebayoran Baru, Gandaria, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Kuningan, Manggarai, Pasar Minggu, Pancoran, Tebet, dan sekitarnya.

Please follow and like us:

Posted in: Uncategorized | Tags: , , , , , , , , , , ,

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.