Jasa Pembuatan Peredam Suara : Soundproofing dan Interior

Selamat datang di http://jasapembuatanperedamsuara.com sebuah website yang membantu anda untuk memahami peredam suara dari semua sisi yaitu pengertian peredam suara, ruang lingkup peredam suara seperti peredam suara ruang karaoke, peredam suara ruang musik, peredam suara untuk partisi ruangan, peredam suara kamar tidur, peredam suara ruangan gereja atau rumah ibadah, peredam gema ruangan aula dan interior, pintu peredam suara,  bahan bahan peredam suara, dan sebagainya. Sebagai konstraktor  kami harus memahami detail bahan material, teknik, kekuatan dan kekurangan bahan soundproofing, pengukuran daya kedap dan sebagainya sehingga bisa memberikan alternatif atau pilihan dalam membuat sebuah peredam suara ruangan. Sebab peredam suara itu sangat  luas dan rumit menyangkut kemampuan bahan dan teknik dalam memasangnya dengan baik dan benar sehingga menghasilkan ruangan yang kedap suara dan juga dapat digunakan dengan baik dan maksimal.

Tentang Peredam Suara

Peredam suara pada dasarnya adalah bahan yang berfungsi untuk meredam suara yang keluar dari dalam sebuah ruangan, tentu saja suara yang keluar tersebut adalah suara yang bisin. Peredam suara sangat diperlukan dalam ruangan seperti ruangan studio music, perkantoran dan rumah. Untuk itu dalam memilih bahan untuk peredam suara sangat diperlukan pemilihan yang teliti terutama pada bahan yang digunakan untuk hasil yang sesuai dengan keinginan. Pemilihan bahan peredam suara nya pun juga harus disesuaikan dengan keadaan ruangan, misalnya dilihat dari gema pada ruangan, baik dari segi level gema, frekuensi gema serta waktu gema nya.

Selain hal tersebut di atas, peredam suara masih sangat banyak jenis dan fungsinya. Pemasangan peredam suara pun tidak hanya pada dinding ruangan, namun juga dapat dipasang pada plafon ruangan itu sendiri, misalnya saja seperti peredam suara jenis acourete board yang biasanya dipakai pada ruangan kelas di sekolah-sekolah.

Bearagam cara pun dilakukan orang agar dapat meredam kebisingan suara di lingkungan disekitar. Berbagai macam dan fungsi dari peredam suara dapat Anda pilih untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Suara terdiri dari gelombang yang berjalan melalui medium. Beberapa bahan memiliki nilai ketahanan terhadap suara yang bagus sehingga membuat bahan tersebut kedap suara. Udara, misalnya, menawarkan ketahanan terhadap suara kecil oleh karena itu udara merupakan penyumbang utama terhadap suara yang tidak diinginkan di sebuah ruangan. Sumber kebisingan lain yang tidak diinginkan di dalam sebuah ruangan bisa berasal dari getaran. getaran terjadi ketika sebuah gelombang suara perjalanan bolak-balik dari satu objek yang lain. Hal ini dapat terjadi, misalnya, ketika gelombang suara menabrak di salah satu dinding ruangan, terpantul dari dinding itu, dan transfer energi ke dinding seberang.

Cara terbaik untuk mencegah masalah kebisingan adalah membangun ruang dengan bahan bangunan yang dapat mengurangi kebisingan. Bahan-bahan untuk mengurangi kebisingan in telah banyak kita temui di pasar tinggal kita pandai-pandai memilih apa yang kita mau sesuai dengan kebutuhan kita. Cara lain untuk ruangan kedap suara adalah dengan menghias dengan perabotan permukaan kasar, permukaan kasar menyerap suara, tidak seperti permukaan halus yang memungkinkan gelombang suara untuk perjalanan bolak-balik. Menerapkan tekstur yang spray akustik atau bahan kasar lainnya untuk langit-langit, misalnya, dapat membantu sebuah ruangan kedap suara. Dinding juga dapat diperlakukan hal yang sama untuk membantu membuat ruang kedap suara. Hal ini biasanya melibatkan teknik memaku pada beberapa jenis materi yang berat yang dapat memblokir gelombang suara yang menabraknya. Contoh materi yang dapat meredam suara antara lain karpet atau selimut untuk panel peredam suara , kemudian bahkan kardus kartonpun dapat digunakan untuk peredam suara yang bagus. Pintu dan jendela juga dapat menjadi sumber kebisingan. Kamar dengan pintu-masalah terkait dapat lebih kedap suara jika weatherstrips diterapkan pada kesenjangan sekitar pintu atau dengan membeli sebuah pintu yang solid. . Yang berhubungan dengan kebisingan jendela dapat dikurangi dengan membeli vinil berbingkai atau panel jendela ganda. Jika solusi mencari yang lebih murah mungkin dengan menggantung tirai di jendela mungkin cukup membantu dalam mengurangi suara yang masuk.

Jika orang yang memiliki rumah, dia mungkin ingin tahu apakah masalah suara dapat disebabkan oleh pola struktur bahan yang tidak memadai, kesenjangan dalam pola struktur bahan. Seorang kontraktor yang memenuhi syarat dapat menjadi partner untuk berkonsultasi tentang masalah ini bahkan ahli di bidang akustikpun juga bagus untuk dimintai pendapat, dan meskipun mungkin tidak murah untuk dimasukkan ke dalam pola struktur bahan yang baru. Banyak kemungkinan yang ada untuk membuat lebih banyak ruang kedap suara, termasuk membeli bahan diproduksi dirancang khusus untuk mengurangi kebisingan. Uang, waktu, dan kebutuhan merupakan faktor-faktor yang harus dipertimbangkan sebelum mengatasi masalah kebisingan.

Bahan kedap suara atau Sound Proofing Material secara fungsional digunakan untuk menghalangi energi suara keluar ruangan atau masuk ke ruangan. Bahan ini diperlukan untuk ruangan-ruangan yang fungsinya tidak boleh diganggu oleh bising dari luar ruangan (misalnya studio rekaman, studio TV, ruang konser, dsb) atau yang fungsinya menghasilkan suara dengan energi yang besar sehingga tidak diinginkan untuk mengganggu mereka yang berada di luar ruangan (ruang Home Theater, ruang Drum, dsb). Ciri utama bahan ini tentu saja tidak boleh menjadi penghantar energi suara (mekanik) yang baik atau dengan kata lain tidak mudah bergetar bila terpapar energi akustik (suara) atau mengubah energi suara tersebut menjadi energi bentuk lain saat melintasinya, atau dengan kata lain sesedikit mungkin meloloskan energi suara yang melewatinya.

Kinerja bahan kedap suara ini akan dipengaruhi oleh frekuensi suara yang memaparinya, dalam artian sebuah bahan dengan ketebalan tertentu akan menjadi bahan kedap suara yang baik di frekuensi tinggi tetapi buruk pada frekuensi rendah, atau sebaliknya. Kalau dibayangkan sebagai sebuah ember, bahan kedap suara adalah ibarat dinding ember yang tidak memiliki kebocoran (air tetap tinggal di dalam ember). Penggunaan bahan ini adalah untuk kebutuhan orang yang berada dalam ruangan sekaligus yang berada di luar ruangan. Besaran akustik yang mewakili kinerja bahan ini adalah Rugi-rugi Transmisi atau Transmission Loss (TL, fungsi frekuensi) dan terkadang diwakili oleh besaran angka tunggal Sound Transmission Classs (STC), atau besaran lain yang sejenis misalnya Rw. Semakin tinggi STC, pada umumnya semakin baik bahan tersebut bekerja menahan energi suara (dengan catatan, spektrum TL nya perlu diperhatikan, karena STC hanya dihitung berdasarkan frekuensi 125 – 4000 Hz, sehingga tidak menunjukkan kinerja di luar range frekuensi tersebut).

Bahan penyerap suara atau Sound Absorbing Material berfungsi untuk mengambil energi suara yang berlebihan di dalam ruangan. Target utamanya adalah, energi pantulan dalam ruangan dikurangi sesuai dengan kebutuhan. Bahan ini digunakan apabila ruangan diinginkan untuk memiliki level waktu dengung sesuai dengan kebutuhan atau ruangan yang diinginkan untuk tidak memiliki energi pantulan yang besar (misalnya studio musik, ruang home theater, ruang bioskop, ruang kelas, ruang seminar, ruang rawat inap, kamar hotel, dsb).

Ada berbagai tipe bahan ini, misalnya tipe bahan berpori (untuk suara dengan frekuensi menengah sampai tinggi), tipe panel (frekuensi menengah-rendah), tipe resonator (frekuensi rendah), tipe perforasi mikro (frekuensi tertentu). Penggunaan bahan ini semata untuk kebutuhan pengguna di dalam ruangan, agar mendapatkan medan suara sesuai dengan fungsi ruang (misalnya ruang bioskop harus memiliki permukaan penyerap yang dominan karena diharapkan pengguna mendengarkan suara langsung saja dari loudspeaker terpasang, sedangkan ruang konser simphony memerlukan bahan penyerap sesedikit mungkin karena diharapkan energi suara dari panggung bertahan selama mungkin tanpa mengurangi intelligibilitynya).

Besaran yang digunakan untuk menunjukkan kinerja bahan ini adalah koefisien absorbsi (alpha), yang memiliki nilai 0- 1, 0 menunjukkan tidak ada energi suara yang diambil oleh bahan, sedangkan 1 menunjukkan seluruh energi suara yang datang ke permukaan bahan akan diambil seluruhnya dan tidak dikembalikan ke ruangan. Bahan yang ada di pasaran memiliki alpha antara 0 dan 1 (fungsi frekuensi tentu saja). Bahan penyerap suara tidak mungkin berdiri sendiri sebagai bahan kedap suara, tetapi bisa dikombinasikan dengan bahan kedap suara untuk meningkatkan kinerja kedap suara, yaitu dalam sistem material multi lapisan (sandwich panel), misalnya double gypsum-double gypsum bisa ditingkatkan kinerja kedapnya dengan menyisipkan rockwool diantara kedua lapisan sehingga menjadi double gypsum-rockwool-rongga udara-double gypsum.

Jadi, kedua jenis bahan akustik tersebut dalam tataran praktisnya digunakan secara bersama-sama, sesuai dengan fungsinya masing-masing, untuk membentuk ruang akustik dengan berbagai fungsinya. contoh: Untuk ruang studio diperlukan sejumlah besar permukaan penyerap suara, sekaligus selubung kedap suara, ruang konser memerlukan sedikit bahan penyerap suara tetapi memerlukan selubung kedap suara yang sangat baik.

note: perlu diingat bahwa dalam sebuah ruangan, kinerja kedap tidak hanya dibebankan kepada salah satu komponen penyusun ruang saja, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh penyusun ruangan (dinding, langit-langit dan lantai) karena suara bisa merambat lewat seluruh komponen penyusun ruang tersebut. Suara bisa bocor lewat dinding, lantai maupun langit-langit. Ingat, sekecil apapun lubang pada ember, akan menyebabkan air keluar dari ember tersebut alias bocor.

Peredaman suara dan Perhitungan Dasarnya

5 Prinsip Dasar Soundproofing

Bila anda membangun sebuah ruangan yang digunakan untuk aktifitas yang berkaitan dengan suara, misalnya Home Theater dan studio ataupun ruang rapat/konferensi dan ruang konser, ada 2 hal yang harus diperhatikan, yang pertama adalah bagaimana membuat ruangan terisolasi secara akustik dari lingkungan sekitarnya dan yang kedua bagaimana mengkondisikan ruangan agar berkinerja sesuai dengan fungsinya. Hal pertama sering disebut sebagai insulasi (membuat ruangan kedap suara atau soundproof), sedangkan yang kedua adalah pengendalian medan akustik ruangan. Kedua hal ini seringkali tertukar balik bahkan tercampur-campur dalam penyebutannya, sehingga tidak jarang orang menyebut mineral wool atau glasswool misalnya sebagai bahan kedap suara, dimana seharusnya adalah bahan penyerap suara.

Bila pernyataan mineral wool /glasswool adalah bahan kedap suara benar, bisa dibayangkan apa yang terjadi bila dinding ruang hanya terbuat dari bahan mineral wool / glasswool saja. Alih-alih ingin menghalangi suara tidak keluar ruangan, yang terjadi adalah suara keluar ruangan dengan bebasnya. Apa yang harus kita lakukan apabila kita ingin membuat ruangan yang terisolasi secara akustik dari lingkungannya atau dalam bahasa sehari-hari ruangan yang kedap suara.

Ada lima prinsip yang harus diperhatikan. agar suara system tata suara kita (yang terkadang dibeli dengan dana yang tidak sedikit) dapat dibunyikan sesuai dengan keinginan kita tanpa harus mendapatkan response (dari tetangga ataupun keluarga kita sendi-ri) “ berisik, tolong kecilkan donk” atau bahkan dilempari batu…:)..
Lima prinsip dasar itu adalah :
1. Massa
2.Dekopling Mekanik atau isolasi mekanik
3.Absorpsi atau penyerapan suara
4.Resonansi
5.Konduksi

Prinsip 1: Massa
Prinsip massa ini berkaitan dengan perilaku suara sebagai gelombang. Apabila gelombang suara menumbuk suatu permukaan, maka dia akan menggetarkan permukaan ini. Semakin ringan permukaan, tentu saja semakin mudah digetarkan oleh gelombang suara dan sebaliknya, seperti halnya kalo anda mendorong troley kosong akan lebih ringan dibandingkan mendorong troley yang terisi penuh dengan batu bata. Tentu saja untuk membuat perubahan besar pada kinerja insulasi, perlu perubahan massa yang besar pula. Secara teoritis, dengan menggandakan massa dinding kita (tanpa rongga udara), akan meningkatkan kinerja insulasi sebesar 6 dB. Misalnya anda punya dinding drywall gypsum dengan single stud, maka setiap penambahan layer gypsum akan memberikan tambahan insulasi 4-5 dB.

Prinsip 2: Dekopling Mekanik
Prinsip dekopling ini adalah prinsip yang paling umum dikenal dalam konsep insulasi. Sound clips, resilient channel, staggered stud,dan double stud adalah beberap contoh aplikasinya. Pada prinsipnya dekopling mekanik dilakukan untuk menghalangi suara merambat dalam dinding,atau menghalangi getaran merambat dari permukaan dinding ke permukaan yang lain. Energi suara/getaran akan “hilang” oleh material lain atau udara yang ada diantara 2 permukaan. Yang seringkali dilupakan, dekopling mekanik ini merupakan fungsi dari frekuensi suara,karena pada saat kita membuat dekopling, kita menciptakan system resonansi., sehingga system dinding hanya akan bekerja jauh diatas frekuensi resonansi itu. Insulasi akan buruk kinerjanya pada frekuensi dibawah ½ oktaf frekuensi r esonansi. Jika anda bisa mengendalikan resonansi ini dengan benar, maka insulasi frekuensi rendah (yang merupakan problem utama dalam proses insulasi) akan dapat dicapai dengan baik.

Prinsip 3: Absorpsi atau penyerapan energi suara
Penggunaan bahan penyerap suara dengan cara disisipkan dalam system dinding insulasi akan meningkatkan kinerja insulasi, karena energy suara yang merambat melewati bahan penyerap akan diubah menjadi energi panas (utk menggetarkan partikel udara yang terperangkap dalam pori2 bahan penyerap. Bahan penyerap ini juga akan menurunkan frekuensi resonansi system partisi/dinding yang di dekopling. (Pernahkah anda mencoba meletakkan mineral wool/glasswool didepan center loudspeaker system Home Theater anda? Coba bandingkan bila anda letak- kan di depan subwoofer anda?)
Setelah anda mencoba, maka anda akan memahami, bahwa insulasi atau soundproofing tidak ditentukan semata oleh bahan penyerap apa yang diisikan dalam dinding anda. Jika anda menggunakan dinding sandwich konvensional (kedua permukaan dihubungkan oleh stud )dan anda isi celah diantaranya dengan bahan penyerap suara, suara akan tetap dapat lewat melalui stud tanpa harus melalui bahan penyerap suara. Jadi bahan penyerap hanya akan efektif bila ada dekopling.

Prinsip 4: Resonansi
Prinsip ini bekerja bertentangan dengan prinsip 1, 2, dan 3, karena resonansi bersifat memudahkan terjadinya getaran. Bila getaran terjadi pada frekuensi yang sama dengan frekuensi resonansi system dinding anda, maka energi suara akan dengan mudah menembus dinding anda (seberapa tebal dan beratpun dinding anda). Ada 2 cara untuk mengendalikan resonansi ini:
Redam resonansinya, sehingga amplituda energi yang sampai sisi lain dinding akan sangat berkurang. Anda dapat menggunakan visco-elastic damping compund, tapi jangan gunakan Mass Loaded Vinyl.
Tekan frekuensi resonansi serendah mungkin dengan prinsip 1, 2 dan 3. distributor peredam suara ruangan

Prinsip 5: Konduksi
Ingat bahwa suara adalah gelombang mekanik, sehingga apabila dinding anda terhubung secara mekanik kedua sisinya, maka suara akan dengan mudah merambat dari satu sisi ke sisi lainnya. Untuk mengendalikannya tentu saja ada harus memotong hubungan mekanis antara sisi satu dengan sisi yang lain, misalnya dengan dilatasi antar sisi, menyisipkan bahan lain yang memiliki karakter isolasi lebih tinggi (beda Impedansi Akustik atau tahanan akustik), menggunakan studs dengan cara zigzag, dsb. Konduksi ini juga yang seringkali menyumbangkan problem flangking suara antar ruang. (Itu sebabnya pemberian dekopling/dilatasi pada lantai dan langit-langit juga penting. Sudahkan ruangan theater atau studio anda mempertimbangkan hal diatas?

Cara paling mudah untuk menentukan atau memperkirakan apakah hasil kerja redaman pada dinding anda baik adalah dengan menghitung seberapa berat material redam anda per m2. Sebagai contoh anda bisa mencapai tingkat redaman yang cukup baik (48dB-50dB STC) hanya dengan 1 lapis dinding bata merah (14-16cm), tapi anda hanya akan mendapat tambahan nilai redam sebesar 6dB dengan menambah 1 lapisan bata dengan ketebalan yang sama.

Sering kita melihat/mendengar seorang kontraktor studio mengatakan banyaknya material glasswool/rockwool yang dia pakai, agar meyakinkan kita bahwa pekerjaannya akan sesuai target redaman. Pada kenyataannya material glasswool/rockwool bukan merupakan material utama dalam proses peredaman suara. Coba anda bayangkan sebuah ruangan yang terdiri hanya dengan glaswool/rockwool, tanpa tembok bata atau partisi gypsum disekelilingnya, dapat dipastikan bunyi akan merambat bebas kedalam ruangan.

Atau, suatu hari anda mendapat komplain dari tetangga anda atas suara musik yang anda dengar, kemudian anda beli beberapa roll glasswool kemudian anda tutup celah-celah pintu, jendela dan dinding kamar anda sekelilingnya dengan glasswool, kemudian berharap tidak ada komplain lagi dari tetangga tadi,berhasil? sayang sekali tidak.

Kenapa,?

Karena glasswool/rockwool adalah bahan penyerap suara, material ini bukan menjadi variable utama dalam peredaman suara (Sound insulation), memang benar material ini menyerap dan memantulkan bunyi, hanya saja pada jumlah yang kecil dan pada frekuensi tertentu (tinggi), massa jenis (density) glasswool/rockwool (80-100kg/m3) terlalu rendah untuk mencapai beban berat/m2 yang dibutuhkan untuk memblock bunyi. Pada proses peredaman suara ruang, material ini sebenarnya berfungsi untuk mengurangi resonansi bunyi yang terjadi pada ruang kosong diantara 2 dinding peredaman pada konstruksi MAM (mass air mass) yang dapat meningkatkan nilai redam secara keseluruhan. Pengaruhnya bisa besar tapi juga bisa kecil, tergantung lebar rongga dan variable dinding lainnya.

Jadi, bagaimana cara termudah menganalisa nilai redam sebuah dinding?

Identifikasi material pada dinding redam anda, kenali bahannya, setelah itu anda cukup googling mencari massa jenis bahan tersebut, kemudian kalikan dengan ketebalan (dalam satuan meter) dikali 1m panjang x 1m lebar, didapat berat material per meter persegi.

M=d.v

M=massa
d= density
v=volume

Sebagai contoh massa jenis bata merah indonesia (tebal 5cm) adalah 1600-1630kg/m3, memiliki berat sekitar 80kg/m2 dan memiliki nilai redam rata2 sekitar 49-50dB.(ingat, Rata-rata)

Massa adalah 1 dari 3 variable yang menentukan seberapa besar dan pada frekuensi berapa suatu material dapat meredam suara. Selain itu ada Frequency Coincidense region dan Frequency Resonant region.

Memahami hubungan peredaman suara dan massa

STC (Sound Transmission class)

Pertama, STC adalah pengukuran yang tidak lengkap, karena peringkat STC tidak memperhitungkan tingkat peredaman pada frekuensi rendah, di mana sebagian besar masalah kebisingan terutama pada studio musik banyak terjadi.

Sound Transmission Class (STC) adalah nilai yang menunjukan seberapa baik sebuah partisi bangunan dalam meredam suara (Airborne Noise). Di Amerika Serikat, banyak digunakan untuk menilai partisi dinding interior, plafon dan lantai, pintu, jendela dan konfigurasi dinding eksterior rumah-rumah biasa.

Jadi jangan terlalu mengandalkan nilai STC dalam menentukan sistem peredaman suara. Saya telah belajar banyak bahwa nilai STC yang tinggi belum tentu baik dalam menangani peredaman suara pada frekuensi rendah. Karena nilai STC memang dirancang dan ditujukan untuk frekuensi yang berhubungan dengan suara manusia dan bukan untuk musik. Tidak ada nilai standar redaman (yang saya tahu) yang dirancang khusus untuk studio musik atau studio rekaman.

Masalah terbesar dengan mengandalkan hanya nilai STC adalah STC hanya menunjukan nilai peredaman suara pada frekuensi diatas ke 125Hz. Hal ini akan menyesatkan, karena sebagian besar masalah peredaman suara studio musik adalah bersumber dari kebisingan di bawah frekuensi 125Hz, Gunakan nilai STC rating ini untuk mengetahui secara kasar nilai peredaman suara untuk frekuensi mid low, mid dan high mid, dan untuk peredaman pada frekuensi rendah kita perlu hitung sendiri.

Kedua, lupakan istilah “100% Kedap Suara” pada ruangan, karena tidak ada ruangan yang bisa kedap terhadap suara 100%. Setiap konstruksi peredaman suara akan selalu ada bunyi yang bisa menembusnya/bocor, Tantangan ketika merancang sebuah studio rumah adalah untuk mengetahui seberapa nilai redaman yang anda butuhkan, pada frekuensi berapa bunyi itu menggangu orang disekitarnya, berapa toleransi kebisingan yang dapat diterima oleh lingkungan sekitar dan seberapa keras bunyi itu.

Sebagai contoh, jika anda hanya memainkan biola akustik didalam kamar, dan tinggal sendirian di tengah hutan, jarak tetangga terdekat 120m, 150m dari jalan utama dan tidak didalam Zona terbang pesawat komersial atau jalur kereta api, maka peredaman cukup dengan teknik konstruksi standar tanpa khawatir tentang kebisingan luar mengganggu anda (atau mengganggu orang lain). Satu-satunya hal yang anda harus lakukan adalah memperbaiki akustik ruangan.

Ingat, dimana udara bisa bisa keluar, begitupun bunyi.

Masalah terbesar yang sering saya temukan selama ini dengan peredaman suara dari ruang ke ruang adalah kecerobohan kontraktor dalam memperhatikan jalur kebocoran udara yang terjadi selama konstruksi peredaman suara ruang. Misalnya, retak kecil yang ada di bagian bawah dinding yang terbentuk antara pertemuan pelat partisi bagian bawah dan lantai yang umumnya diabaikan akan mengurangi nilai peredaman suara.

Contoh:

Dinding bata setebal 275mm, seluas 10m2 dengan rata2 nilai peredaman sebesar 49B, mempunyai lubang sebesar 0.01m2, dapat menurunkan nilai redam dinding bata keseluruhan menjadi 29dB!!, 20dB adalah pengurangan nilaiyang sangat besar.
Konstruksi peredaman bukanlah pekerjaan yang mudah dan murah, maka kerjakanlah dengan sangat teliti. Yang harus anda perhatikan adalah :
1. Tutup dinding eksisting ruangan dari lubang2 yang paling kecil.
2. Sambungan2 antar partisi (terutama pertemuan pada sudut ruang)
3. lubang rumah lampu (inbow).
4. Lubang rumah power outlet (inbow).
5. Lubang saklar lampu.
6. Lubang kabel audio.
7. Lubang Ac
Jangan diabaikan titik2 lemah yang saya sebut diatas, kecuali anda berniat hanya untuk membuang uang. Saya tidak akan membanjiri anda dengan rumus2 lagi, walaupun ada rumus mengenai hal ini.

Cara Membuat Pintu Kedap Suara

Sebenarnya pengerjaan Pintu dan kaca studio dilakukan paralel atau bersamaan dengan pengerjaan dinding karena pintu kedap suara membutuhkan Kalkusai tepat, pemilihan material dengan densitas yang tepat, ketelitian dan tingkat presisi dalam pengerjaan yang sangat tinggi, sedikit saja kesalahan akan membuat pintu kedap suara anda gagal total.

Pintu kedap suara studio musik yang sempurna adalah tidak ada pintu sama sekali

Kadang bagian yang tersulit adalah ketika sy dihadapkan pada terbatasnya luas ruang & budget untuk membuat pintu kedap suara ini, karena sesuatu yang berhubungan dengan peredaman suara dalam hal ini meredam suara musik, kwalitas kekedapan sangat berhubungan dengan luas ruang & Budget.

Selain sebagai akses keluar masuk, Pintu kedap suara berfungi untuk menahan suara (Noise) dari luar tidak masuk (Transmit) kedalam studio dan sebaliknya. Sehingga kegiatan studio musik tidak akan terganggu oleh suara yang berasal dari aktifitas diluar dan aktifitas studio tidak menggangu ingkungan luar selama 24jam , ini yang membedakan Home Studio dan Pro Recording Studio. Tidak peduli seberapa banyak dan mahal alat2 rekam yang anda miliki, selama anda harus berhenti merekam hanya karena ada mobil/motor lewat, studio anda msh dalam kategori Home Studio.

Hal yang harus dipahami adalah: pintu kedap suara termasuk dalam sistem kedap suara/sound insulation/soundproofing/sound barrier secara keseluruhan, termasuk dinding, saya sering mendapat pertanyaan, “Apakah foam/busa dapat meningkatkan kekedapan suara pintu studio saya?”, saya jawab TIDAK. Karena idealnya berat pintu kedap suara /m2 harus sama atau mendekati berat dinding ruangan /m2. Maka, lupakanlah penggunaan Foam pada pintu kedap suara anda, foam tidak bisa berbuat apa2 dalam memblok suara.

Karena Bunyi yang merambat melalui udara (Airborne Noise) kemudian menumbuk/menabrak pintu akan menjadi kebisingan struktural (Structure Borne Noise). Airborne Noise dan Structure Borne Noise adalah 2 hal berbeda dalam arti dan berbeda dalam penanganannya. jadi Hati2.☝

Pintu dan kaca studio merupakan Titik lemah(Weak Point) pada proses peredaman suara ruangan, pentingnya pre-design layout ruangan studio sangatlah penting untuk menghindari banyaknya penggunaan pintu dan kaca, buatlah akses studio yang efektif sesuai dengan bentuk dan luas ruangan.
Coba anda bayangkan,bila seluruh dinding studio musik anda terbuat dari bata merah, kemudian anda memasang pintu rumah biasa dengan kayu tipis dengan rongga diantaranya, apa yang akan terjadi? bagian mana dari ruangan anda yang menjadi bagian terlemah dari kebocoran suara, anda pasti langsung bisa menebak, PINTU!

Kembali pada pembahasan pintu pada studio ini, Pada umumnya pintu kedap studio terdiri dari 2 pintu kedap (double leafs doors) dengan jarak tertentu diantara pintunya, jarak antar pintu ditentukan dengan sbb:
• Tingkat nilai kekedapan masing2 pintu
• Total kebisingan lingkungan diluar dan didalam studio
• Target nilai kekedapan yang dibutuhkan
• Apakah anda memiliki cukup ruang untuk itu.

Cara Membuat Kaca Kedap Suara

. Jendela studio musik/rekaman mempunyai fungsi penting sebagai media untuk berinteraksi antara sound engineer, produser dengan talent dan artis yang direkamnya, disisi lain jendela selalu menjadi bagian paling lemah dari setiap desain studio musik, karena dengan fakta yang sederhana, bahwa tidak mungkin kita membuat jendela dari bahan yang sama seperti pada dinding studio, akibatnya jendela kaca memiliki karakteristik peredaman suara yang rendah.

Peredaman suara dengan hanya menggunakan satu lapis kaca dalam konteks peredaman suara pada studio musik atau ruangan yang berhubungan dengan musik adalah nyaris tak berguna. Energi bunyi menempa kaca, kaca melenting /bergetar sesuai frekuensi naturalnya dan suara merambat menembus langsung melaluinya dengan hanya sedikit pengurangan pada bunyi.

Bunyi dapat digambarkan dalam bentuk fisik yang paling sederhana sebagai udara yang bergerak, oleh karena itu bunyi tidak dapat ditransmisikan/bergerak dalamruang vakum (ruang hampa udara). Sayangnya, kaca seperti ini tidak tersedia dipasaran, saya sempat bertanya dan memesan unit kaca dengan spesipikasi studio rekaman kepada sebuah aplikator kaca alumunium, mereka tidak menyanggupinya. Sebuah pendekatan yang jauh lebih praktis, adalah membuat jendela dari dua lembar kaca, dan masing2 diposisikan beberapa sentimeter terpisah untuk menciptakan celah udara, yang akan membentuk sebuah ‘Air Spring’ dan dibuat tidak bersentuhan secara mekanik diantara 1 unit frame kaca dan yang lainnya.

Konstruksi kaca ini akan mengurangi tingkat transmisi suara dari 1 ke ruangan yang lain, dalam konteks ini antara Live room ke Control room dengan nilai yang memadai. Menentukan ukuran jendela sangatlah penting semakin kecil jendela semakin baik kinerja peredaman suara keseluruhan dinding. Jendela kaca dengan dimensi 180 x 120cm dinilai cukup untuk sebuah home studio, Sebaiknya hindari bentuk jendela yang kotak misalnya 100 x 100cm, karena akan memberi kesan sempit pada pandangan anda.

Desain jendela dan biaya pembuatannya, sangat bervariasi, tergantung kurang lebih pada kedua faktor diatas. Jika misalnya anda ingin membangun sebuah studio untuk merekam overdub/voice over, design jendela tidak perlu terlalu ekstravaganza, untuk fungsi ruangan seperti ini konstruksi kaca ganda (8mm/10mm-12mm) sederhana akan cukup memuaskan. Namun, untuk sebuah studio yang digunakan untuk merekam suara yang berasal dari amplifier yang keras seperti musik rock, akan memerlukan konstruksi jendela yang baik dan memberikan minimal setidaknya 50 dB rata2 pengurangan suara, sebaiknya lebih.

Sebelum mendesign jendela kaca, material dan berat dinding dimana jendela akan dipasang adalah penting dan perlu dipertimbangkan. Anda tidak perlu membuat jendela dengan 3 lapis kaca diatas dinding yang terdiri dari hanya 1 lapis gypsum. Sebaliknya nilai redam tinggi dari konstruksi studio dengan 2 dinding dengan partisi tebal dan berat akan hilang manfaatnya bila jendela anda hanya menggunakan 1 lapis kaca biasa dengan tebal 6mm.

Design kaca studio musik

Setelah anda mengetahui material dinding anda dibuat, dan nilai kuat suara yang akan dihasilkan (dalam decibel), baru anda kemudian dapat melanjutkan untuk memilih desain jendela yang efisien dan tepat nilai redamnya, sesuai dengan biaya yang anda miliki.

Faktor penting lain yang menentukan nilai peredaman kaca adalah:

1. Jenis kaca
2. Ketebalan kaca
3. Jarak antara kedua kaca
Jenis kaca yang baik dan selalu saya gunakan adalah kaca laminated atau tempered, sementara ketebalan dan jarak antar kaca tergantung dengan frekuensi dan amplitude suara yang akan kita redam.

A.Jendela Kaca 1 daun (Single Leaf glazing)

Jendela dengan satu lembar kaca dalam bingkai, dipasang dalam konstruksi dinding 1 lapis (Single Glazing). Jenis jendela ini hanya akan memberikan rata-rata sekitar 25dB reduksi suara (tergantung ketebalan dan jenis kaca) dan sangat jarang atau mungkin tidak digunakan pada sebuah studio rekaman profesional.

B. Jendela Kaca 2 daun (double leaf glazing)

Jendela berlapis ganda (Double Glazing), desain yang paling umum digunakan, dibangun dari dua lembar kaca dengan celah udara, jarak antara 2 kaca ini tergantung pada frekuensi dan amplitude suara yang akan kita redam. Artinya anda harus menghitung seberapa kuat suara yang akan dihasilkan dan pada frekuensi berapa suara itu dominan.

C. Jendela Kaca 3 daun (triple leaf glazing)

Jendela dengan 3 lembar kaca (Triple Glazing). Tiga lembar kaca digunakan, masing-masing diberi jarak dari satu dengan yang lainnya, Desain ini digunakan ketika faktor reduksi suara kaca dengan nilai redaman tinggi sangat dibutuhkan, Ini adalah konstruksi terbaik (katanya) yang dapat dicapai tapi dengan biaya mahal tetapi tidak membutuhkan ruang yang lebih besar seperti design jendela berdaun ganda. Hanya saja untuk membuat kaca ini sangat sulit dalam hitungan matematisnya, mahal dan cenderung overkill. Resiko kegagalan pada metode ini tinggi karena terlalu banyak variable yang harus dihitung secara super presisi.

Kita tidak akan bahas mengenai metode ke tiga ini, karena menurut saya, metode 2 daun sudah sangat cukup memuaskan.

Cara Membuat Kedap Suara pada Studio Musik

Sering kali kita dihadapkan pada masalah bahan apakah yang bisa memblok suara studio musik sehingga tidak keluar ruangan? Apakah bahan glasswool, rockwool, greenwool, busa telur adalah bahan yang bisa memblok suara? Mengapa sesudah dipasang hasilnya tidak banyak berubah?

Sering kali kita kesal dan merasa di kerjai oleh kontraktor peredam suara studio musik yang membuat ruang studio namun hasilnya tidak sesuai apa yang kita pikirkan. Nah disini sebetulnya ada banyak kesalahan informasi dan ketidaktahuan kontraktor dan user dalam memilih bahan kedap suara dan bagaiamana bahan kedap suara itu berbeda dengan bahan penyerap suara, termasuk bahan yang beredar dipasaran itu apakah cukup satu lapis glasswool, rockwool, greenwool, busa telur untuk membuat ruangan kedap suara?

Saya mau menjelaskan bahwa membuat ruangan kedap suara studio musik bukan sekedar memasang glaswool, rockwool, busa telur ditutup gypsum dan selesai dan anda berharap tidak ada suara yang keluar. Mengapa kebocoran suara sesuadah dipasang bahan glasswool, rockwool, greenwool, busa telur dan lainnya tidak berubah daya kedapnya?

Menurut Herwin Gunawan dari acourete, ada 3 kesalahan fatal dalam membuat ruang kedap suara studio musik yang banyak dilakukan orang.

3 Kesalahan Umum Insulasi Suara

1. Kesalahan Analisa

Kesalahan yang paling mendasar pada saat memulai pekerjaan insulasi suara adalah tidak melakukan analisa terlebih dahulu atau melakukan analisa yang salah. Faktor – faktor yang perlu di analisa sebelum melakukan tindakan insulasi suara adalah sebagai berikut:
• Menganalisa sumber bunyi yang menganggu darimana asalnya. Bisa ditentukan dari yang paling umum adalah indra pendengaraan, hingga mengunakan alat bantu.
• Mengukur kekuatan suara yang akan di insulasi dengan memakai alat ukur yang telah terlebih dahulu di kalibrasi agar nilai hasil pengukuran dapat dipertanggung jawabkan. Pengukuran tidak direkomendasikan hanya berdasarkan intuisi / feeling seseorang.
• Setelah itu perlu pula diketahui frekuensi suara yang akan di insulasi. Apakah bunyi mendesis sebuah peralatan atau dentuman bass dari sebuah sub woofer?
• Tahapan selanjutnya adalah menganalisa bagaimana suara tersebut merambat dari sumber bunyi ke tempat yang terganggu. Apakah suara merambat melalui media udara: dalam ruang, udara bebas, dan lain – lain atau merambat melalui struktur benda padat seperti tanah, konstruksi bangunan dan lain – lain.
Apabila kita tidak melakukan hal tersebut diatas dan langsung melakukan tindakan pemasangan insulasi suara maka insulasi suara yang di pasangkan tidak akan berfungsi dengan baik atau tambah memperparah masalah yang ada.

2. Kesalahan Pemakaian Bahan

Kesalahan kedua yang umumnya di temukan di lapangan adalah penggunaan bahan yang secara ”mitos” mampu menginsulasi suara yang sangat populer di sebut – sebut oleh masyarakat umum. Berikut adalah beberapa contoh kesalahan dalam penggunaan bahan insulasi suara:
• Penggunaan gipsum dan mineral wool untuk meredam suara drum pada ruang studio musik
• Penggunaan rockwool dan karpet pada dinding studio musik
• Kaca film untuk menginsulasi suara
• Busa telor untuk menginsulasi suara
• Lembaran karet untuk menginsulasi suara
• Gabus (steroform) untuk menginsulasi suara
• Busa untuk menginsulasi suara

Bahan yang di sebutkan diatas tidak efektif untuk menginsulasi suara karena bahan tersebut tidak memiliki massa yang besar. Bahan yang efektik untuk menginsulasi suara adalah bahan dengan massa yang besar sehingga memiliki sound transmission loss yang cukup tinggi dan mampu mengurangi rambatan getaran. Salah satu contoh bahan yang memenuhi syarat tersebut adalah Acourete Mat yang memiliki Sound Transmission Loss yang cukup besar yaitu 17 dB pada frekuensi 125 Hz, 31 db pada 1000 Hz dan 52 dB pada 4000 Hz.

3. Kesalahan Perencanaan Desain dan Sistem Pemasangan

Apabila kita sudah benar dalam menganalisa sumber suara dan pemilihan bahan maka kita masuk ke tahapan membuat perencanaan desain insulasi suara dan sistem pemasangan.
Dari data – data analisa sumber suara, besaran suara, cara merambat suara, data teknis bahan maka kita dapat melakukan perencanaan dan perhitungan sistem insulasi yang benar.
Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan sistem insulasi adalah:
• Sistem Insulasi Getaran yang tidak benar sehingga kurang efektif meredam suara yang merambat pada media padat
• Sistem Peredaman Resonansi yang tidak benar sehingga sistem insulasi kurang bekerja sempurna karena resonansi yang terjadi pada sistem insulasi yang ada
• Aplikasi pekerjaan lapangan yang tidak tepat seperti lupa menutup lubang, atau beberapa kelalaian kecil yang berakibat fatal.
Demikianlah tiga kesalahan yang umumnya diperbuat oleh masyarakat umum dalam hal melakukan pekerjaan insulasi suara.

Menurut saya ada beberapa permasalahan yang membuat hasilnya tidak sesuai dengan harapan kita, yaitu:
1. Tidak bisa membedakan antara bahan kedap suara dan bahan penyerap suara.
2. Kesalahan analisis awal perhitungan tingkat kebisingan suara yang dihitung dengan decibel meter dan ekspektasi bahan yang dipasang.
3. Kesalahan Struktur bangunan atau ruangan yang dibuat dengan hanya partisi kosong.
4. Kesalahan dalam teknik pemasangan
5. Anggaran Biaya yang rendah tapi minta hasil yang tinggi.

Nah sementara itu yang saya simpulkan merupakan faktor yang membuat hasil daya kedap suara anda tidak maksimal. Mari kita bahan satu persatu agar lebih faham.

Membuat Ruang Kedap Suara Studio Dengan Budget Minim

Setelah kita membahas tentang perbandingan bahan kedap suara rockwool, glasswool, greenwool, busa telur dan mat resin maka kita tahu bahwa hasil yang dihasilkan dari bahan rockwool, glasswool, busa telur dan lainya tingkat kebocorannya cukup tinggi disemua jenis frekuensi namun memang kelebihannya adalah kita bisa membuat studio musik dengan anggaran minim.

Kelebihan dan Kekurangan membuat studio musik dengan bahan rockwool dan glasswool:
Kelebihan:
1. Bahan mudah didapatkan. dimanapun rockwool dan glasswool adalah bahan yang mudah didapatkan ditoko terdekat
2. Murah. memang membuat studio musik dengan bahan glasswool dan rockwool terasa ringan dan murah di kantong.
3. Gampang pemasangannya. Siapapun yang punya kemauan pasti mudah memasang peredam suara rockwool glasswool.

Kekurangan:
1. Daya blokir suara rendah. Hal ini disebabkan karena sebenarnya rockwool glasswool bukan bahan kedap suara tapi bahan penyerap suara. Anda tahukan bedanya diatas?
2. Gatal dan bisa menyesakan. Bagi sebagian orang yang alergi akan terasa bahwa bau rockwool dan glasswool yang tercium bisa menyebabkan sesak dan gatal dikulit.
3. Tidak awet. umumnya glasswool dan rockwool umurnya tidak bisa lebih dari 5 tahun karena mudah rusak dan akan hancur lebih dari 5 tahun.

Dalam membuat studio musik baik rekaman maupun latuihan jika anggaran budget anda minim maka menggunakan bahan glasswool, rockwool, dan sejenisnya bisa digunakan, hanya saja anda harus menerima kenyataan jika ternyata tetangga anda masih komplain dan tidak menyukai suara dari studio yang keluar ke ruangannya.

Dalam membuat studio musik dengan glasswool atau rockwool maka tetap ada air space sebagai pemutus energi suara agar tidak menyeberang sepenuhnya ke ruangan lain dan gunakan bahan tambahan yang memiliki nilai stc atau nilai daya kedap suara yang baik seperti gypsum, mdf, karet, karpet dan sejenisnya. Untuk akustik dalam suara sesudah rockwool dan glasswool terpasang gunakan busa telur atau karpet dan sejensinya yang sifatnya menyerap suara agar suara tidak gaung atau bergema yang menyebabkan suara musik anda kurang enak. mudah kan?

Jika anda mau membuat studio musik baik studio rekaman, latihan, studio syuting youtuber dan sejenisnya silahkan hubungi kami. akan kami jelaskan detail seputar bahan yang digunakan, kelebihan dan kekurangnnya dan teknik memasang yang baik dan benarnya. Terimakasih.

Proses Pembuatan Studio Musik

Pembuatan studio musik memang tidak mudah dan tidak sulit. Kita hanya membutuhkan ruangan yang kedap suara dan dipasang akustik suara maka kita bisa bermain dengan baik. Namun pembuatan studio musik pada umumnya dikategorikan pada level daya kedapnya pada semua jenis frekuensi. Misalnya untuk level ruangan studio musik rekaman maka kita usahakan menggunakan daya kedap maksimal agar kebocoran suara tidak ada baik yang masuk ke dalam ruangan maupun yang keluar ruangan.

Untuk membuat ruangan studio musik ada yang perlu diperhatikan agar hasilnya maksimal pada sisi kedap suara dan tata akustik suaranya. Hal hal penting yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:
1. Posisi dan Dinding Ruangan Studio Musik, yaitu kamar studio musik terbaik dibuat dari bahan material bata merah diaci baik disisi dinding maupun plafon sehingga kita bisa mengisolasi ruangan musik dengan bahan dinding awal. Dinding ruangan ini memiliki nilai sound transmision lost dan nilai massa yang cukup tinggi sehingga bisa memblokir suara dengan baik meski belum maksimal. Usahakan semua dinding terbuat dari bata merah diaci. Kekuatan kebisingan alat suara dapat diukur dengan alat ukur sound meter level, sehingga dinding yang dibuat semakin memiliki nilai stl semakin baik karena mengikuti tingginya kebisingan suara yang dihasilkan dari alat musik. Posisi ruangan terbaik adalah dibawah atau basement karena memudahkan suara diredam dibandingkan dilantai atas yang secara teori bisa menyebarkan suara lebih keras ke smua sisi.
2. Alat Musik dan Jenis Musik. Semakin lengkap alat musik maka tingkat kebisingan suara akan semakin tinggi. Artinya memerlukan peredam suara yang tinggi. Umumya jenis alat musik lengkap full band dan jenis musik rock bisa menghasilkan tingkat kebisingan sekitar 115 decibel sampai 120 decibel. Artinya tingkat kebisingan ini bisa terengar hingga 2 km lebih jika dibidang terbuka. Maka mengetahui jenis alat musik dan jenis musik yang dimainkan bisa mengetahui seberapa kedap dinding yang harus diredam dan seberapa tebal dinding yang harus dipasang. Disinilah kita bisa mengetahui bahwa memasang bahan peredam suara atau bahan kedap suara tidaklah mudah dan tidaklah murah, melainkan rumit dan juga mahal.
3. Fungsi Ruangan. Jika kita memiliki 1 alat band untuk anak maka treatment peredam suaranya juga akan beda dibandingkan dengan jika digunakan untuk ruangan studio musik rekaman yangmembutuhkan daya kedap dan konsentrasi tinggi. Fungsi ruangan untuk studio musik rental dengan fungsi ruangan untuk studio musik rekaman maka akan menghasilkan daya bising dan daya kedap suara yang berbeda. Mengetahui kebutuhan ruangan akana sangat membantu untuk mendapatkan informasi detail seputar peredam suara sehingga apa yang kita pasang memang sesuai dengan yang kita inginkan dan sesuai dengan anggaran belajanya.

Untuk membuat ruangan studio musik, tentu kita tidak mau membuat sembarangan, karena bisa jadi daya kedap yang kita inginkan tidak tercapai atau kita membuat ruangan kedap suara studio musik yang anggaran belajannya tidak terjangkau. Otomatis semua jadi sia sia, maka menghitung secara detail dengan segala resiko yang diambil akan sangat membantu terwujudnya studio musik baik rekaman atau latihan.

Rancangan Pembuatan Anggaran Biaya Pembuatan Studio Musik

Untuk menghitung rencana anggaran biaya pembuatan studio musik maka banyak faktor yang mempengaruhi biaya tersebut. Sebelum membahasnya maka berikut faktor faktor yang mempengaruhi biaya pembuatan peredam suara studio musik:
1. Volume Ruangan. Semakin besar area bidang yang ditreatment maka membutuhkan banyak sumber daya yang juga banyak.
2. Tingkat daya kedap suara. Daya kedap suara berkaitan dengan bahan material yang dipasang dengan menghitung nilai stc diatas. Semakin kedap suara ruangan maka semakin tinggi biayanya.
3. Tata akustik suara. akustik suara berkaitan erat dengan kejernihan suara dalam ruangan, memasang tata akustik suara dalam ruangan membutuhkan pengukuran dan bahan material penyusunnya.

Ketiga faktor tersebut membentuk rancangan anggaran biaya pembuatan ruangan studio musik baik untuk studio musik rekaman, studio musik latihan atau sejenisnya. Maka mengetahui ketiga hal diatas akan memudahkan untuk menghitunganya dengan tepat.

Apakah ada bahan material murah untuk membuat peredam suara studio musik? Jawabanya Ada. Kembali kepada perhitungan nilai daya kedap suara, maka memblok suara secara maksimal membutuhkan lebih dari 1 material susunan yang dipasang sedemikian rupa sehingga tingkat kebisingan suara yang dihasilkan bisa diblokir maksimal. Penggunaan bahan material peredam suara murah sebagai bahan kedap suara umunya tidak bisa dipastikan nilai stc nya sehingga berapa nilai stc yang dihasilkan dari bahan material yang dipasang akan sulit.

Studi Kasus Contoh.

Misalnya anda mau membuat ruangan kedap suara studio musik latihan dengan ukuran 3 m x 4 m dengan 4 sisi dinding tembok merah diaci, sedangkan plafon langsung genteng tanpa ada dak. Alat musik yang mau digunakan adalah drum 1 set, keyboard dan gitar. Maka dari penjelasan ini kita bisa membayangkan tingkat kebisingan suara yang akan dihasilkan dari alat musik tersebut. Misalnya diukur dengan db meter menghasilkan tingkat kebisingan sebesar 95 decibel dengan dominan pada frekuensi mid dan high. Dengan kondisi lingkungan perumahan, maka anda mau suara tidak bocor keluar sama sekali. Artinya dari semua jenis frekuensi dapat diblok secara maksimal meskipun tidak bisa 100% kedap, maka kita bisa menghitung nilai stc bahan material yang dipasang agar menghasilkan nilai daya kedap suara maksimal tersebut. Jika anggaran biaya pembuatan kedap suara ruangan per meter persegi sebesar Rp 1 juta maka biaya yang dikeluarkan untuk memblok suara pada 4 sisi dinding dan plafon adalah 54 m2 (volume permukaan di redam) x Rp 1 juta = Rp 54.000.000,- Biaya ini bukan patokan baku karena penilaian nilia stc masing masing ruangan bisa berbeda.

Ruangan studio musik umumnya mencampurkan antara unsur kedap suara, interior dan tata akustik suara. Maka rincian anggaran biayanya biasanya muncul pada ketiga faktor tersebut. Biaya bisa berbeda beda tergantung dari hal hal yang sudah disebutkan diatas. Untuk lebih jelasnya biaya pembuatan peredam suara studio musik silahkan hubungi kami sebagai partner kerja anda dalam bidang peredam suara dan interior ruangan.

Jika anda membutuhkan jasa pemasangan peredam suara dan akustik suara ruanan studio musik rekamana atau studio musik latihan silahkan hubungi kami. Dengan senang hati kami akan membantu anda. Terimakasih.

Jasa Pembuatan Peredam Suara Kamar Tidur

Untuk meredam kebisingan suara masuk kedalam kamar tidur salah satu teknik yang cukup efektif adalah dengan memasang peredam suara kamar tidur, yaitu memasang peredam suara di mana sumber suara tersebut masuk dan merambat ke dalam ruangan kamar tidur. Misalnya memasang peredam suara dinding dan plafon, memasang peredam suara di jendela dan pintu. Maka teknik ini umumnya cukup efektif mencegah suara merambat dan masuk ke dalam ruangan.

Suara umumnya merambat melalui media padat, cair dan gas. Maka untuk meredam suara kamar tidur kita bisa mengetahui apakah suara itu dominan merambat melalui udara atau struktur bangunan atau medium lainya? Dari hasil survey, analisis dan pengamatan kita bisa mengetahui suara yang merambat ke kamar tidur apakah melalui medium udara atau medium struktur bangunan atau keduanya?

Sebelum melakukan peredaman suara kamar, kita harus melakukan beberapa hal yaitu:
1. Analisis dan Survey. Analisis dan survey bertujuan mendapatkan informasi jenis suara, asal suara, tingkat kebisingan dan jenis rambatan suara sehingga dengan demikian seorang kontraktor peredam suara memiliki gambaran yang lengkap akan peredam suara yang akan dipasang sehingga bisa menghasilkan daya kedap suara yang maksimal. Tanpa informasi yang detail dan jelas maka hasil akhirnya bisa jadi salah dan kurang maksimal. Dengan demikian maka kita bisa tahu, melalui medium apa suara itu merambat, apakah dominan lewat jendela, pintu, tembok, atap plafon atau apa, dengan mendengarkan rambatan suara tersebut kami bisa memberikan solusi pas dan tepat termasuk teknik pemasangan yang harus dikerjakan.
2. Pemilihan bahan material dan teknik pemasangannya. Sesudah mendapatkan gambaran tentang hasil survey maka kita bisa menentukan bahan material yang digunakan seberapa kedap dan jenis frekuensi apa yang harus dominan diblokir serta bagaimana teknik yang digunakan. Maka pemilihan bahan material menentukan nilai sound transmission lost dari bahan material peredam suara yang digunakan. Teknik pemasangan juga menentukan seberapa suara dapat diisolasi dengan baik dan benar. Kesalahan teknik pemasangan bisa membuat suara merambat melalui medium yang dipasang.
3. Rancana Anggaran Biaya. Sering kali sesudah survey dilakukan, bahan material dipilih, maka yang menentukan selanjutnya adalah rencana anggaran biaya pembuatan peredam suara kamar tidur. Harga peredam suara kamar tidur tentu ditentukan dari hasil survey yang bisa menghasilkan pemilihan bahan material yang berbeda dari satu tempat dengan tempat lain. Misalnya kamar tidur yang dekat dengan sumber suara speaker jarak 50 meter, dengan rambatan melalui plafon, jendela, pintu dan dinding hebel yang tipis, bisa jadi anggarannya akan lebih tinggi dibandingkan kamar tidur yang dibangun dari bahan bata merah diaci tebal 25 cm lebih dengan plafon di dak dan double jendela dan pintu. Maka dari informasi hasil survey akan menentukan seberapa beda bahan material yang digunakan akan memblok suara secara berbeda dari satu tempat dengan tempat lain.

Harga peredam suara kamar tidur ditentukan oleh faktor diatas, namun dalam skala umum dan tingkat kebisingan tidak terlalu tinggi, maka harga peredam suara kamar tidur bisa diharga Rp 600.000 per m2 sudah termasuk bahan material dan jasa pemasangannya. Namun harga tersebut belum diputuskan dari hasil survey yang bisa mengubah harga karena faktor lainnya. Bahan material peredam suara yang digunakan umumnya menggunakan rockwool, glasswool, greenwool atau healthywool dan bahan material lainnya seperti karet peredam suara, karpet, busa dan sebagainya.

Jasa Pembuatan Peredam Suara Ruangan Karaoke

Salah satu ruangan yang memerlukan peredam suara ruangan adalah ruangan karaoke baik karaoke di rumah maupun karaoke untuk usaha bisnis. Namun membuat peredam suara ruangan karaoke bukan perkara yang mudah, karena banyak faktor pertimbangan yang harus dihitung dan dikalkulasikan dahulu sebelum proses pemilihan bahan material peredam suara dan interiornya. Proses perhitungan ini mencakup perhitungan daya kedap suara material bahan peredam suara yang dipasang, yaitu daya blokirnya, serta material interior ruangan yang membuat ruangan menjadi cantik dan menarik.

Sebelum membuat ruangan karaoke kita perhitungkan dulu tipe karaoke seperti apa yan kita buat, apakah kategori KTV atau Family Karaoke. Ada perbedaan cukup mendasar diantara keduanya, meski secara kedap suara tidak terlalu berbeda. Jika kita memilih tipe ktv, maka bisa jadi kita memerlukan bahan material peredam suara yang lebih bagus dan kuat, sedangkan jika kita menggunakan family karaoke kita bisa ‘mendowngrade”material agar lebih hemat. Loh koq bisa? Model ktv umumnya adalah orang orang yang ingin bersenang senang dan menghabiskan uang dengan rekan bisnis, teman kantor, untuk meloby rekanan dan sebagainya sehingga faktor kenyamanan dan kesenangan menjadi faktor penting. Sementara untuk family karaoke umumnya dikunjungi oleh keluarga, teman kantor.

Ruang karaoke pada prinsipnya hampir sama dengan home theater atau game studio, hanya fungsi dan peralatanya saja yang sedikit berbeda. Intinya adalah sama yaitu menciptakan sumber suara bising yang dapat mengganggu ketenangan orang lain baik internal di rumah ataupun di tetangga.

Kami menawarkan jasa pembuatan karaoke secara komplet meliputi :
1. Jasa pembuatan room karaoke
2. Peredaman ruang karaoke
3. Design interior ruang karaoke
4. Pengadaan perlengkapan karaoke
5. Instalasi sound system
7. Design interior bar karaoke
8. Design interior lobby dan ruang tunggu karaoke

Untuk pembangunan ruang karaoke dapat dilakukan dengan penyekatan antar ruang menggunakan gipsum dan material peredam. Sehingga meminimalisir suara bocor saat karaoke. Luas ruang karaoke dapat di sesuaikan sesuai partisi yang di inginkan. Peredaman ruang karaoke menggunakan material yang tentunya menyerap suara sehingga tidak tembus keruang sebelah. Design interior ruang karaoke disesuaikan dengan tema yang akan diangkat. Sehingga semua ruangan bersinergi dan menarik, design mengikuti permintaan customer. Bila anda ingin memulai bisnis karaoke di manapun anda berada jangan ragu konsultasikan dengan kami.

Mengapa kita membutuhkan peredam suara? Di dalam dunia music kualitas suara adalah hal yang paling diutamakan, karena suara dengan music memiliki kaitan yang sangat erat. Namun di sisi lain music juga memiliki dampak yang bisa negative terhadap kesehatan, terutama bagi pendengaran kita. Karena itu untuk menghindari dampak negative tersebut, maka dibutuhkan “Peredam Suara” yang tidak hanya berfungsi untuk menahan suara ke luar ruangan (insulation) sehingga suara tidak bocor keluar, melainkan juga berfungsi untuk menambah kualitas (Acoustical) kenyamanan pendengaran terhadap gema, dengung, dan bising yang dihasilkan oleh music di dalam ruangan.

Peredam suara dapat menahan, memblok, dan menyerap gema dari suara yang dihasilkan oleh music, guna mencegah kebisingan suara yang berlebih. Sehingga kualitas kejelasan suara pada music dapat didengar dan dapat diserap dengan lebih baik oleh telinga. Hal yang terpenting dari pertanyaan di atas “Mengapa kita membutuhkan peredam suara?” Peredam suara dapat melindungi telinga dan kejelasan suara (kualitas) sejak dini yang dapat mengurangi resiko Tuli (Cacat pendengaran) dan kekeliruan mendengar yang akan berefek permanent hingga di hari tua!

Berbicara mengenai peredam suara, kita berbicara mengenai peredam suara dari dan kedalam ruangan serta meningkatkan kualitas suara. Jadi jika anda mau membuat ruangan peredam suara, maka pastikan bahwa anda memang membutuhkan 2 hal tersebut terutama jika anda mau membuat ruangan karaoke, studio musik, ruang meeting, ruang kelas, ruang konser dan sebagainya.

Jika demikian berapa biaya harga peredam suara yang harus dikeluarkan? Untuk menghitung biaya pemasangan peredam suara, maka anda akan menghitung biaya dan harga bahan material peredam suara dan biaya jasa pasang peredam suara. Harga bahan peredam suara umumnya menggunakan bahan peredam suara seperti rockwool, glasswool, greenwool/healthywool dan sejenisnya seperti busa semprot. Harga masing masing bahan peredam ini berbeda beda dan selalu berbeda karena mengikuti kurs rupiah terhadap dollar. Umumnya bahan peredam suara rockwool dan glasswool masih impor sehingga biayanya masih cukup tinggi.

Namun bahan peredam suara sendiri harus dipasang ke dinding ruangan, plafon, lantai, jendela dan pintu sehingga menciptakan ruangan ruangan kedap suara yang benar benar diinginkan. Selanjutnya adalah tahap pemasangan bahan peredam gema atau bahan serap suara akibat dari kelebihan suara dalam ruangan. Umumnya ruangan yang baik menggunakan finishing berbahan dasar halus dan lunak seperti kain, busa dan sejenisnya. Hindari pemakaian bahan keras seperti wallpaper, cat yang akan merusak penyerapan suara dalam ruangan.

Sebagai kontraktor peredam suara kami akan membantu anda untuk:
1. Jasa pasang peredam suara ruangan
2. Jasa konsultasi peredam suara
3. Jasa pasang peredam serap suara/peredam gema
4. jasa penyedia bahan peredam suara dan bahan peredam gema

Menciptakan ruangan dengan akustik yang baik membutuhkan bukan sekedar pemasangan bahan peredam suara dan bahan peredam gema saja, namun juga memperhatikan fungsi ruangan tersebut sehingga kombinasi kedua bahan material tersebut dapat menciptakan ruangan kedap suara yang memiliki akustik suara yang bagus sesuai dengan fungsinya.

Membuat Peredam Suara Ruangan Mesin

Mesin pabrik atau mesin genset sering kali menimbulkan masalah karena kebisingan yang ditimbulkannya menggangu orang lain. Maka menjaga agar suara mesin tidak mengganggu diperlukan peredam suara ruangan yang dapat menyerap dan memblok suara yang keluar. Umumnya suara mesin memiliki frekuensi diatas 80 decibel dan getaran yang cukup tinggi.

Frekuensi suara dari mesin pabrik atau genset dapat diukur dengan alat atau software sound meter yang dapat mengukur tingkat kebisingan suara yang dikeluarkan mesin. Umumnya frekuensi sedang dan tinggi mudah untuk diatasi, namun frekuensi rendah dan getaran agak sulit untuk dikendalikan. Sebelum kita membahas mengenai frekuensi rendah dari mesin dan getarannya, kita bahan sedikit mengenai perlunya treatment sebelum mesin dipasang.

Mesin pabrik atau genset seharusnya memiliki dudukan mesin yang dapat meredam getaran dan frekuensi rendah dari mesin agar tidak mengganggu sekitar atau ruangan kerja. Treatment yang dimaksud adalah penempatan sejumlah elemen peredam getaran dan suara rendah dibawah mesin sebelum mesin ditaruh. Hal ini akan membantu memutus getaran mesin dan frekuensi rendah yang dapat menjalar melalui structure noise atau kebisingan melalui benda padat. Maka penting sekali memahami masalah ini sebelum pembangunan pabrik dan penempatan mesin. Jika sudah terlanjur terpasang, maka ckup sulit untuk mengatasinya.

Kebisingan suara mesin dapat diatasi dengan memasang bahan peredam suara yang tepat untuk menyerap dan memblok suara agar tidak menganggu lingkungan. Toleransi yang diberikan dari kebisingan mesin diluar ruangan mesin adalah sekitar 55 decibel atau 60 decibel. Maka pemasangan peredam suara mesin harus dimulai dari pengukuran tingkat kebisingan dan jenis frekuensi dominan yang ada sebelum mengambil tindakan apa yang akan dilakukan. Jika yang dominan adalah frekuensi rendah dan getaran maka yang perlu dilakukan adalah memutus getaran tersebut dan mengisolasinya agar tidak menjalar ke structure noise tadi. Jika frekuensi sedang dan tinggi yang dominan maka memasang peredam suara dinding dan plafon juga penting dilakukan.

Jadi memang tidak mudah membuat peredam suara mesin pabrik atau mesin genset karena harus analisa dulu jenis frekuensi dominan dan cara mengatasinya secara maksimal. Kesalahan dalam treatment bisa berakibat kebocoran suara dan getaran.

Umumnya mesin produksi sering kali dipasang tanpa memperhatikan teknik insulasi suara sehingga kebisingan suara bisa menyebabkan komplain dari tetangga kanan kiri atau lingkungan sekitar kita. Hal ini perlu dipertimbangkan karena kesalahan teknik kecil ini bisa menyebabkan pembongkaran atau pemasangan ulang tata letak mesin itu sendiri. Misalnya mesin blower yang dipasang dilantai persis dibawah unit apartemen bisa menyebabkan kebisingan suara masuk kedalam ruangan apartemen itu sendiri. Padahal masalah ini adalah masalah simple sederhana yang dapat diatasi dengan melakukan teknik insulasi suara mesin dengan menggunakan bahan bahan yang bisa meredam getaran dan low frequency. Demikian pula misalnya peletakan mesin stamping yang menyebabkan kebisingan hingga 2 km dari sumber suara bisa diatasi dengan melakukan isolasi suara menggunakan prinsip prinsip insulasi suara yang baik dan benar. Salahnya banyak pihak memasang mesin tanpa memperhatikan teknik insulasi suara yang baik dan benar yang berakibat pada penambahan biaya atau komplain dari konsumen atau lingkungan masyarakat.

LANGKAH PEMASANGAN INSULASI SUARA

Untuk melakukan insulasi suara maka kita perlu melakukan langkah langkah yang baik dan benar untuk melakukan insulasi suara dengan baik dan benar. Biasanya dengan langkah yang baik dan benar kita bisa memastikan kondisi kebisingan dan solusi yang kita berikan. Langkah langkah tersebut adalah:
1. Analisis Kebisingan dan Jenis Frekuensi
2. Rekomendasi Solusi
3. Pelaksanaan dan Evaluasi

Mari kita bahas satu per satu masalah ini.
1. Analisis Kebisingan dan Jenis Frekuensi. Sebelum membuat proposal, kita perlu melakukan survey terhadap sumber kebisingan, jenis frekuensi, tingkat kebisingan, analisa struktur material ruangan dan analisa terhadap lingkungan yang terdampak. Maka kita bisa memiliki gambaran lengkap mengenai kondisi mesin, ruangan mesin, dampak lingkungan yang diakibatkan kebisingannya dan bagaimana mengatasinya. Dengan survey kita bisa melihat langsung apakah teknik yang cocok, bahan material yang digunakan dan berapa daya kebisingan yang bisa diturunkan. Maka langkah pertama ini harus dan wajib dilakukan.

2. Rekomendasi Solusi. Solusi didapatkan dari hasil survey dengan membuat semacam laporan kondisi lapangan dan hasil analisa yang kita lakukan. Maka mengikuti prinsip insulasi suara kita membuat rekomendasi bahan material yang digunakan, teknik pemasangannya dan penjelasan mengenai berapa tingkat penurunan kebisingan yang dapat diredam. Dengan demikian kita bisa memberikan gambaran lengkap terhadap masalah yang dihadapi klien. Termasuk berapa decibel tingkat kebisingan yang dapat kita turunkan menurut jenis frekuensi yang ada.

3. Pelaksanaan dan Evaluasi. Pelaksanaan terhadap rekomendasi perlu dilakukan pengawasan secara ketat, sebab kondisi lapangan bisa jadi berbeda dengan kondisi yang kita bicarakan dalam meja rapat. Kondisi lapangan sering kali kita temukan hal baru dan berbeda dari hasil survey lapangan, maka kita perlu mempelajari secara seksama dan detail untuk menghasilkan rekomendasi teknik insulasi dan bahan insulasi yang diperlukan. Bisa jadi kesalahan survey kecil bisa menyebabkan kegagalan pelaksanaan lapangan.

Dengan demikian kita bisa tahu bahwa kebisingan mesin dapat diisolasi dengan baik dan benar asalkan kita tahu caranya, asalkan kita tahu sumber masalahnya dan asalkan kita tahu dan profesional dibidangnya. Let do it. Untuk jasa insulasi suara mesin silahkan hubungi kami. Dengan senang hati kami akan membantu anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *